Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Yudi Darma, mengatakan bahwa saat ini minat generasi muda terhadap sains masih sangat rendah.
“54 persen mahasiswa kita mengambil jurusan sosial dan humaniora. Paling sedikit di bagian sains yaitu kedokteran dan sains. Jadi ini gambaran minat generasi muda terhadap sains masih rendah,” ungkapnya dalam acara Saintek Media Bootcamp: Memperkuat Literasi Sains Lewat Jurnalisme, Jumat (31/10).
Untuk itu, Kemdiktisaintek menggelar pelatihan untuk memperkuat literasi sains dan teknologi di masyarakat. Yudi mengatakan bahwa media menjadi jembatan antara sains dan masyarakat melalui pemberitaan.
“Pada prinsipnya kita ingin berkumpul untuk menguatkan bagaimana kita menjembatani saintis ke masyarakat melalui pemberitaan sains supaya mudah dicerna, dipahami dan menarik bagi masyarakat,”
Lebih lanjut, Yudi menambahkan bahwa saat ini pihaknya ingin mewujudkan masyarakat berbasis sains dan membutuhkan bantuan dari media.
“Kita ingin mengubah perilaku dan budaya, tadinya pemakai dan penikmat sains dan teknologi, tapi kita ingin ajak masyarakat untuk ikut berkontribusi terhadap perkembangan sains dan teknologi. Itu tidak dapat terwujud jika minat masyarakat terhadap sains dan teknologi masih rendah,” ujar Yudi.
Untuk itu, dia berharap media dapat menghasilkan tulisan yang menarik agar masyarakat paham dan bahkan memberikan ajakan kepada masyarakat agar mereka mau ikut berpartisipasi dalam hal sains dan teknologi.
“Kami ingin mengajak untuk memulai gerakan mengubah budaya masyarakat dan harapannya ada komunitas sains baru di masyarakat yang muncul,” tegasnya.
Yudi berharap ke depannya terjadi transformasi budaya dan minat sains dan teknologi dari masyarakat ke arah lebih baik.
“Pak Presiden dan Pak Menteri juga sering menyampaikan bahwa jika kita ingin maju kita harus meningkatkan literasi sains dan teknologi,” pungkasnya. (H-2)
Komet bernama 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak dilaporkan mengalami perlambatan rotasi ekstrem hingga diduga berhenti total, sebelum akhirnya berbalik arah setelah mendekati Matahari.
Ilmuwan berhasil menyempurnakan metode penentuan usia permukaan Bulan dengan menggabungkan data sampel Chang’e-6.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Studi terbaru mengungkap makalah ilmiah karya perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk terbit dibanding laki-laki.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Panduan Aman Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026
RAMADAN adalah bulan yang identik dengan kultum (kuliah tujuh menit). Pada umumnya, kultum berisi ceramah keagamaan
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved