Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 7 Oktober 2025.
Sirkulasi siklonik terpantau di Laut Natuna dan Samudra Pasifik timur Filipina, yang menjadi pemicu terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di berbagai wilayah.
Sirkulasi siklonik memicu terbentuknya daerah perlambatan angin (Konvergensi) dan pertemuan angin (Konfluensi).
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di banyak wilayah. Perlu ditingkatkan pula kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi terjadi di Bengkulu, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Waspada terhadap ketinggian gelombang 2,5 sampai 4 meter di:
Waspada juga terhadap potensi banjir rob di pesisir:
Bagi Anda yang tinggal di Kota Serang, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya, waspada terhadap suhu esok hari yang diprediksi berkisar antara 34 hingga 35 derajat Celcius. Selalu jaga hidrasi dan gunakan tabir surya jika beraktivitas di luar ruangan.
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik setiap jam, Anda dapat memantau aplikasi Info BMKG atau kunjungi website resmi dan media sosial BMKG.
Sumber: Youtube BMKG
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved