Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan diguyur hujan pada Senin, 6 Oktober 2025. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan suhu panas di beberapa daerah.
Siklon tropis matmo diperkirakan bergerak ke arah barat laut dengan pusat sirkulasi berada di Laut China Selatan. Siklon tropis ini diperkirakan menginduksi low level jet dan membentuk daerah konvergensi di Vietnam dan Laut China Selatan.
Daerah konvergensi diperkirakan memanjang dari Kepulauan Riau hingga Selat Malaka, di Laut Sulawesi, Sulawesi Utara, Laut Banda, Laut Seram, dari perairan Maluku Utara hingga Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.Daerah konfluensi juga diprakirakan terbentuk di Teluk Thailand, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, dan perairan utara Maluku Utara hingga utara Papua Barata Daya.
Kondisi tersebut mampu meingkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis atau sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Melalui kanal YouTube resmi BMKG, prakirawan BMKG Sastia Frista menyampaikan informasi prakiraan cuaca di kota-kota besar di Indonesia:
Pulau Sumatera
Berawan tebal: Banda Aceh dan Padang
Hujan ringan: Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung
Hujan disertai petir: Tanjung Pinang dan Pangkal Pinang
Pulau Jawa
Berawan: Yogyakarta
Berawan tebal: Serang dan Surabaya
Hujan ringan: Jakarta, Bandung, dan Semarang
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Berawan: Denpasar, Mataram, dan Kupang
Pulau Kalimantan
Hujan ringan: Pontianak, Samarinda, dan Palangkaraya
Hujan disertai petir: Tanjung Selor dan Banjarmasin
Pulau Sulawesi
Hujan ringan: Palu, Gorontalo, Makassar dan Kendari
Hujan disertai petir: Manado dan Mamuju
Indonesia Timur
Hujan ringan: Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Mearuke
Hujan sedang: Ambon dan Nabire
BMKG menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ketinggian gelombang 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Lampung, dan Samudra Hindia selatan Banten, hingga NTT. Waspadai juga banjir rob yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, yaitu pesisir Sumatra Utara, utara Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku.
Selain itu, suhu udara tinggi berkisar 34–35°C diprediksi terjadi di Kota Serang, Surabaya, Mataram, dan Kupang serta sekitarnya. (BMKG/P-4)
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi.
BMKG: Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved