Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah Indonesia pada Senin, 15 September 2025.
Bibit Siklon Tropis 98W diperkirakan berada di di perairan barat, Pulau Mindoro, Filipina dengan kecepatan angin maksimum 20 not. Sistem ini memicu terbentuknya daerah perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di perairan barat Filipina hingga Laut Suluk.
Sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Kalimantan Barat dan Samudra Pasifik Timur Filipina membentuk konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Selat Kalimantan dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Daerah konvergensi lain memanjang di Laut Andaman dari Sumatera Utara hingga Selat Malaka. Pesisir Barat Bengkulu dari Sarawak hingga Kalimantan Tengah bagian utara. Jawa Timur hingga perairan utara Jawa Tengah. Sulawesi Tengah hingga Teluk. Laut Halmahera hingga Pulau Halmah. Papua Selatan hingga Papua Tengah. Lalu, dari Laut Sulawesi hingga Samudra Timur Filipina.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. Hujan lebat hingga sangat lebat juga diprediksi terjadi di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Maluku, dan Papua pegunungan.
Melalui kanal resmi BMKG, Wahyu Annisa, prakirawan BMKG, menyampaikan prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia:
Bali & Nusa Tenggara
BMKG juga memperingatkan suhu diprediksi 31-34°C di Kota Palembang, Pangkalpinang, Serang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan sekitarnya.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan memantau informasi cuaca terbaru melalui aplikasi dan kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca secara cepat. (BMKG/P-4)
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi.
BMKG: Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved