Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan terencana untuk meningkatkan kebugaran jasmani, menjaga kesehatan, dan melatih fungsi tubuh.
Olahraga juga bisa dilakukan sebagai bentuk hiburan, kompetisi, atau rekreasi.
Kurang gerak membuat kalori tidak terbakar optimal, sehingga lemak menumpuk dan menyebabkan kenaikan berat badan atau obesitas.
Kurangnya aktivitas fisik menurunkan kinerja jantung dan pembuluh darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
Tubuh jadi kurang bugar. Aktivitas ringan saja bisa membuatmu ngos-ngosan karena paru-paru dan jantung tidak terlatih.
Kurang olahraga bisa menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi di mana tubuh sulit mengatur kadar gula darah, yang berujung pada diabetes.
Olahraga merangsang aliran darah ke otak. Jika kurang olahraga, konsentrasi, daya ingat, dan suasana hati bisa terganggu.
Aktivitas fisik memicu pelepasan hormon endorfin yang membuat bahagia. Tanpa olahraga, kamu lebih mudah stres, cemas, dan depresi.
Kurangnya olahraga menyebabkan otot melemah, mengecil, bahkan mudah cedera meski hanya melakukan aktivitas sederhana.
Olahraga membantu memperkuat tulang. Tanpanya, tulang bisa kehilangan kepadatan, terutama seiring bertambahnya usia.
Orang yang jarang bergerak cenderung sulit tidur nyenyak dan bisa mengalami gangguan tidur seperti insomnia.
Kurang aktivitas membuat metabolisme melambat dan menyebabkan sembelit atau gangguan pencernaan lainnya.
Olahraga secara rutin dapat memperkuat daya tahan tubuh. Sebaliknya, kurang gerak membuat tubuh lebih mudah sakit.
Duduk terlalu lama dan jarang bergerak bisa menyebabkan pembekuan darah, varises, atau peredaran darah yang buruk.
Kurangnya olahraga membuat sel-sel tubuh menua lebih cepat karena aliran darah dan oksigen ke jaringan tubuh jadi tidak optimal.
Kurang olahraga bukan cuma bikin badan lemas, tapi juga memicu penyakit serius, gangguan psikologis, dan penurunan kualitas hidup. Cukup olahraga ringan 30 menit per hari sudah bisa memberi manfaat besar. (Z-4)
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Penggunaan benda sederhana di rumah, seperti botol air mineral, sudah bisa memberikan dampak signifikan bagi mereka yang sudah berumur.
Riset James Cook University mengungkap olahraga efektif mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Temukan jenis latihan dan intensitas yang tepat untuk kesehatan mental.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Mengabaikan aktivitas fisik sama sekali selama bulan Ramadan penuh dapat berdampak negatif pada tingkat kebugaran seseorang.
Menurut Diana Dewi, olahraga masyarakat bukan hanya soal gerak badan, tapi juga ruang jeda bagi warga untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Secara umum, seseorang dikatakan kurang olahraga jika tidak memenuhi anjuran aktivitas fisik, yaitu sekitar 30 menit per hari atau 150 menit per minggu dengan intensitas sedang
Kurang olahraga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, karena tubuh tidak terbiasa bergerak untuk melancarkan peredaran darah, menjaga kekuatan otot
Secara umum, seseorang dikatakan kurang olahraga jika aktivitas fisiknya di bawah rekomendasi, yaitu kurang dari 150 menit aktivitas intensitas sedang per minggu
Organisasi kesehatan seperti WHO menyarankan minimal 150 menit olahraga sedang per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari.
Olahraga bisa bersifat ringan seperti jalan kaki, sedang seperti bersepeda, hingga berat seperti angkat beban atau lari maraton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved