Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG olahraga adalah kondisi ketika seseorang jarang atau tidak cukup melakukan aktivitas fisik sesuai kebutuhan tubuh, sehingga gerak tubuh sehari-hari tidak memadai untuk menjaga kebugaran dan kesehatan.
Kurang olahraga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, karena tubuh tidak terbiasa bergerak untuk melancarkan peredaran darah, menjaga kekuatan otot, serta mengontrol berat badan.
Kalori tidak terbakar optimal sehingga lebih mudah menumpuk jadi lemak.
Tubuh jadi lebih gampang sakit karena sistem imun melemah.
Jarang bergerak membuat otot kehilangan kekuatan dan fleksibilitas.
Risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi bisa meningkat.
Tubuh terasa kurang bertenaga meski tidak melakukan aktivitas berat.
Aliran darah tidak lancar akibat minimnya aktivitas fisik.
Kurang gerak dapat menyebabkan nyeri punggung, leher, dan bahu.
Tubuh jadi kurang sensitif terhadap insulin.
Kurang aktivitas fisik bisa menurunkan kepadatan tulang.
Olahraga membantu melepas hormon bahagia tanpa itu, stres lebih mudah muncul.
Tubuh kurang lelah secara alami sehingga tidur tidak nyenyak.
Aliran oksigen ke otak berkurang, memengaruhi fokus dan daya pikir.
Seperti obesitas, kolesterol tinggi, dan gangguan metabolisme.
Cukup mulai dari jalan kaki 20 sampai 30 menit sehari, naik tangga, atau peregangan ringan di rumah, konsistensi lebih penting daripada beratnya latihan. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Secara umum, seseorang dikatakan kurang olahraga jika aktivitas fisiknya di bawah rekomendasi, yaitu kurang dari 150 menit aktivitas intensitas sedang per minggu
Kurang olahraga bukan cuma bikin badan lemas, tapi juga memicu penyakit serius, gangguan psikologis, dan penurunan kualitas hidup. Cukup olahraga ringan 30 menit per hari
Organisasi kesehatan seperti WHO menyarankan minimal 150 menit olahraga sedang per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari.
Olahraga bisa bersifat ringan seperti jalan kaki, sedang seperti bersepeda, hingga berat seperti angkat beban atau lari maraton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved