Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG olahraga adalah kondisi ketika seseorang tidak melakukan aktivitas fisik yang cukup sesuai anjuran kesehatan, sehingga tubuh jarang bergerak dan tidak mendapatkan manfaat kebugaran secara optimal.
Secara umum, seseorang dikatakan kurang olahraga jika aktivitas fisiknya di bawah rekomendasi, yaitu kurang dari 150 menit aktivitas intensitas sedang per minggu, atau jarang melakukan olahraga teratur dalam kehidupan sehari-hari.
Kurang gerak membuat kalori tidak terbakar optimal sehingga mudah menumpuk menjadi lemak.
Tubuh jadi lebih mudah terserang flu, batuk, dan infeksi.
Tanpa aktivitas fisik, massa dan kekuatan otot akan berkurang.
Kurang bergerak membuat sendi kurang pelumasan alami.
Aliran darah kurang lancar dan kadar kolesterol jahat bisa naik.
Kurang olahraga dapat memicu hipertensi.
Risiko diabetes tipe 2 meningkat karena sensitivitas insulin menurun.
Energi tubuh menurun karena metabolisme melambat.
Kurang aktivitas fisik bisa menyebabkan susah tidur atau tidur tidak nyenyak.
Olahraga membantu pelepasan hormon endorfin, tanpa itu, stres lebih mudah muncul.
Kurang gerak berkaitan dengan kesehatan mental yang menurun.
Otot inti dan punggung melemah sehingga tubuh mudah membungkuk.
Kurang gerak dapat menyebabkan sembelit.
Risiko osteoporosis meningkat karena kepadatan tulang menurun.
Aliran oksigen ke otak berkurang sehingga konsentrasi ikut menurun.
Kurang olahraga berdampak luas pada tubuh dan pikiran. Aktivitas fisik ringan 30 menit per hari, seperti jalan kaki atau bersepeda, sudah sangat membantu menjaga kesehatan. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Kurang olahraga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, karena tubuh tidak terbiasa bergerak untuk melancarkan peredaran darah, menjaga kekuatan otot
Kurang olahraga bukan cuma bikin badan lemas, tapi juga memicu penyakit serius, gangguan psikologis, dan penurunan kualitas hidup. Cukup olahraga ringan 30 menit per hari
Organisasi kesehatan seperti WHO menyarankan minimal 150 menit olahraga sedang per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama 5 hari.
Olahraga bisa bersifat ringan seperti jalan kaki, sedang seperti bersepeda, hingga berat seperti angkat beban atau lari maraton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved