Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus diabetes tipe 2 pada anak kini makin meningkat seiring melonjaknya konsumsi makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan rendah serat. Ironisnya, makanan-makanan ini sering hadir di meja makan keluarga tanpa disadari dampaknya terhadap kesehatan anak jangka panjang.
Pola makan buruk yang dimulai sejak usia balita dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik memadai dapat memicu resistensi insulin, salah satu penyebab utama diabetes tipe 2. Hal ini makin banyak terjadi di kawasan urban, di mana makanan cepat saji dan camilan kemasan sangat mudah diakses.
Tak hanya di rumah, makanan tinggi gula juga tersebar luas di sekolah, tempat penitipan anak, hingga lokasi rekreasi keluarga. Kurangnya pengawasan orang tua memperparah situasi ini.
Banyak orang tua tanpa sadar memberikan makanan manis dan olahan kepada anak. Iklan makanan di media sosial dan tren kuliner kekinian membuat makanan tinggi gula tampak “normal” dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini adalah makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat memicu diabetes anak:
Mencegah diabetes pada anak bukan hanya tugas orang tua, tetapi juga guru, komunitas, dan lingkungan. Edukasi gizi yang berkelanjutan serta penyediaan makanan sehat di rumah dan sekolah akan membantu membentuk kebiasaan makan yang baik sejak usia dini.(Paudpedia Kemdikbudristek/Z-10)
Banyak masyarakat yang masih menganggap kental manis sebagai minuman susu untuk anak, dengan alasan kebiasaan turun-temurun.
Menjaga asupan makanan anak merupakan langkah penting untuk menunjang tumbuh kembang optimal dan mencegah gangguan kesehatan di masa depan.
Konsumsi gula yang berlebihan dapat menurunkan imunitas anak selama perjalanan mudik karena fungsi sel imun (neutrofil) dapat menurun hingga 40% dalam beberapa jam setelah konsumsi.
PENYAKIT cacingan masih menjadi persoalan kesehatan yang banyak dialami anak-anak di Indonesia. Kebiasaan sederhana yang kerap dianggap sepele bisa menyebabkan cacingan.
Vaksinasi tepat waktu berperan penting melindungi anak dari penyakit berbahaya. Kenali manfaat imunisasi, risikonya jika ditunda, dan alasan orangtua perlu patuh jadwal.
Dokter spesialis anak subspesialis infeksi dan penyakit tropik menjelaskan virus varicella zoster dapat menetap secara laten di sistem saraf dan dapat aktif kembali menjadi herpes zoster.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
ISTILAH superflu kini sedang menjadi tren di luar negeri, yakni varian virus K dari influenza A (H3N2). Ini Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mencegah anak tertular.
PENYAKIT ISPA kerap terjadi pada anak. ISPA menjadi penyakit yang bisa mengancam kesehatan anak. ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved