Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN jantung umumnya terjadi pada usia di atas 65 tahun. Belakangan terjadi peningkatan kasus serangan jantung di usia muda, di bawah 45 tahun.
Di Indonesia, berdasarkan data BPJS Kesehatan, jumlah penderita penyakit jantung pada usia muda meningkat 65% antara tahun 2020 - 2023. Oleh karena itu, pencegahan harus dilakukan sedini mungkin.
Seorang ahli jantung dari Mount Sinai Health, Dr Evan S Levine, dalam unggahan di akun TikTok pribadinya @drevanlevine, memberikan 10 tips sehat, sebagai bentuk resolusi di tahun baru. Video tersebut berisi langkah-langkah untuk menjaga kesehatan jantung.

Melakukan olahraga teratur memberikan banyak manfaat bagi kesehatan jantung, seperti memperkuat otot jantung. Orang dewasa disarankan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang. Setidaknya 150 menit per minggu, serta latihan penguatan otot dua kali seminggu.
Perokok memiliki hampir dua kali lipat kemungkinan mengalami serangan jantung. Karena merokok dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan menurunkan kadar oksigen dalam darah.
Dr. Levine menyarankan agar kita tidak mencari saran kesehatan dari orang yang bukan dokter. Survei menunjukkan sebagai dari anggota Gen Z atau anak muda, tidak memeriksa kebenaran saran kesehatan yang mereka terima dari media sosial.
Terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah, merusak otot jantung, dan menyebabkan irama jantung tidak teratur. Sebaiknya batasi konsumsi alkohol, cukup satu gelas sehari.
Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol, yang memberi tekanan tambahan pada jantung. Untuk mengurangi dampaknya, Dr. Levine menyarankan teknik manajemen stres seperti mendengarkan musik yang menenangkan.
Konsumsi minuman manis dapat meningkatkan tekanan darah, menyebabkan peradangan kronis, dan meningkatkan kolesterol, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.
Makanan cepat saji mengandung banyak lemak, kalori, dan garam. Mengonsumsinya secara teratur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung
Menurunkan berat badan sangat disarankan, terutama bagi mereka yang mengalami obesitas sentral. Kelebihan berat badan berkaitan dengan masalah kesehatan yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Tekanan darah tinggi dan kadar gula darah tinggi akibat diabetes, dapat merusak pembuluh darah dan saraf di sekitar jantung. Ini meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular.
Individu di bawah usia 40 tahun, dengan faktor risiko seperti kolesterol tinggi atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga, disarankan untuk menjalani pemindaian kalsium arteri koroner (CAC). Pemindaian ini mendeteksi penumpukan kalsium di arteri jantung. (Tiktok @drevanlevine/kemkes/Z-3)
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Rasa gatal pada ibu hamil biasanya berpusat di area perut dan payudara.
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Aritmia bisa terjadi pada usia muda tanpa disadari. Kenali gejala ringan, faktor pemicu, dan cara pencegahannya agar terhindar dari gangguan jantung berbahaya.
Saat ini, sekitar 30% kasus kanker usus besar di tanah air diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun, sebuah angka yang jauh melampaui statistik di negara-negara maju.
Aritmia terjadi ketika detak jantung bekerja tidak normal; bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan sehingga mengganggu pasokan darah ke organ vital.
Angka kejadian stroke usia muda di bawah 40 tahun cenderung meningkat, salah satunya karena beban kerja yang tinggi sehingga meningkatkan stres.
Meski sering dianggap sebagai penyakit orang tua, para ahli menegaskan bahwa stroke dapat menyerang siapa saja, bahkan di usia muda.
Kasus kanker di kalangan usia muda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan dokter dan pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved