Selasa 31 Maret 2020, 17:07 WIB

Jurus Tenang di Tengah Masa Pandemi

Fetry Wuryasti | Weekend
Jurus Tenang di Tengah Masa Pandemi

123RF
Ilistrasi

 

BANJIR berita mengenai penyebaran virus korona beserta ketidakpastian perihal pengobatan dan bilamana berakhir, tak urung menimbulkan kecemasan bagi beberapa orang. Di sisi lain, karantina wilayah berkepanjangan yang diberlakukan banyak kota dan negara menyebabkan guncangan ekonomi pada masyarakat pencari upah. Tapi, untuk bekerja normal, situasinya terlalu membahayakan kesehatan.

Kondisi di luar rumah pun tidak selalu lebih baik untuk kondisi mental Anda. Mal, toko-toko, restoran dan pusat kebugaran mulai membatasi jam operasi atau malah tutup sementara. Supermarket dan pujasera pun telah menerapkan langkah-langkah pengamanan yang ketat.

Dr Lim Boon Leng, seorang psikiater dari Rumah Sakit Gleneagles mengatakan kondisi mental seseorang berisiko memburuk karena mereka merasa sulit untuk mengatasi isolasi, ketakutan akan infeksi, dan tekanan dari kejatuhan ekonomi. Beberapa ahli mengulas cara-cara untuk meredam kecemasan itu.

"Hiduplah normal. Rasa khawatir tidak akan membantu situasi. Alih-alih, habiskan waktu dan energi untuk hal-hal yang penting bagi Anda, seperti keluarga Anda dan mengamati kebersihan yang tepat untuk menjaga semua orang aman,” kata Dr Lim.

Cara lain adalah fokus pada tugas yang Anda lakukan, bahkan jika itu hanya tugas rumah tangga, kata Jennifer Wickham, psikoterapis dari Mayo Clinic Health System yang berbasis di AS.

“Ini efektif untuk memberikan sesuatu kepada pikiranmu untuk dilakukan selain khawatir. Ini akan membantu mengurangi pengalaman Anda dari kecemasan dan stres yang dirasakan tubuh Anda dari kecemasan, ”kata Wickham.

Jangan memonitor berita terkait terus menerus. Wickham merekomendasikan untuk membatasi paparan Anda pada informasi negatif. Dedikasikan waktu tertentu dalam sehari atau jumlah waktu tertentu untuk membaca berita. Ini juga membantu untuk berlangganan ke sumber resmi pemerintah untuk pembaruan penting dan akurat.

Cobalah menjadi netral. Misalnya, peningkatan tajam kasus COVID-19 baru-baru ini dapat mengkhawatirkan. Tetapi alih-alih merasa putus asa karena takut tertular virus, kata Dr Lim, Anda bisa menyalurkan energi itu ke dalam tindakan, seperti menjaga jarak antarpribadi saat keluar.

Hiruplah udara segar, nikmati matahari, jika Anda masih bisa terhubung dengan alam terbuka. Habiskan lebih banyak waktu di balkon, teras atau halaman untuk memiliki perasaan berada di luar ruangan. (CNA/M-2) 

Baca Juga

Antara

Remy Sylado Ciptakan Puisi Khusus untuk Galang Donasi

👤Bintang Krisanti 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:40 WIB
Tiga puisi karya Remy akan dilelang bagi donasi anak yatim piatu...
AFP/Clive Brunskill/Getty Images

Raducanu Jadi Duta Baru Dior

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:30 WIB
Raducanu mengenakan gaun Dior saat menghadiri pemutaran perdana film James Bond, No Time To Die, bulan...
ANTARA/Charles & Keith Indonesi

Rayakan Ulang Tahun Ke-25, Charles & Keith Rilis Koleksi Terbatas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:00 WIB
Jenama itu menghadirkan koleksi tas, sandal dan sepatu yang menampilkan ciri khas Charles & Keith dengan menggunakan bahan daur ulang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya