Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis kulit lulusan Universitas Padjadjaran Tiara R Arianto mengatakan perempuan berusia 25 tahun ke atas sangat perlu mengonsumsi vitamin D agar kesehatan kulit tetap terjaga.
"Untuk suplemen yang dikonsumsi sebenarnya bagi perempuan berusia 25 tahun ke atas yang paling penting itu vitamin D," kata Tiara, Selasa (17/12).
Tiara menyoroti masyarakat yang hidup di zaman sekarang, jarang mendapatkan vitamin D bagi tubuhnya. Salah satu yang paling nampak adalah kebanyakan orang memilih menghindari sinar matahari pagi.
Padahal, vitamin D yang ada pada sinar matahari yang muncul dari matahari terbit sampai pukul 9.00 dan pukul 15.00 hingga matahari terbenam dapat membantu meregenerasi kulit serta mencegah penuaan kulit.
Bagi masyarakat yang tidak sempat terkena sinar matahari dapat mengonsumsi vitamin D dalam bentuk suplemen. Banyaknya tablet yang dikonsumsi sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter agar dosisnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.
"Vitamin D itu sangat penting bagi tubuh, karena ada penyakit kulit yang bisa timbul karena kekurangan vitamin D juga," ucap Tiara.
Perempuan yang sudah berusia 25 tahun ke atas juga perlu rajin menggunakan pelembab baik pada wajah atau tubuh untuk menunjang manfaat vitamin D makin terasa.
Hal tersebut disebabkan karena jumlah kolagen dalam tubuh perempuan berusia 25 tahun hingga 30 tahun akan menurun 1,5% setiap tahunnya. Sehingga kulit membutuhkan proteksi yang lebih maksimal.
"Kalau dari sisi pemakaian skincare, pakai saja dulu pelembab untuk kulit. Semakin bertambah usia, hidrasinya itu berkurang, karena kurang itu jadi kulit kering dan segala macam. Waktu terbaik pemakaian itu kurang dari lima menit sehabis mandi," kata Tiara.
Sementara dari sisi makanan yang perlu dikonsumsi adalah makanan dasar seperti buah dan sayuran yang mengandung banyak mineral dan sudah dapat dipastikan mengandung beraneka macam vitamin bagi tubuh.
Contohnya seperti jeruk, stroberi dan mangga yang mengandung vitamin C atau jamur, brokoli dan bayam jika ingin mendapatkan vitamin D.
Jumlah asupan buah dan sayur itu, katanya, juga dapat disesuaikan dengan porsi tiap individu. (Ant/Z-1)
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Menurut refrensi dari British Heart Foundation (BHF) dan Bone Health & Osteoporosis Foundation, berikut adalah enam minuman dengan kandungan kaya Vitamin D yang baik untuk tulang dan otot
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved