Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN biofarmasi lokal Indonesia, PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana), bekerja sama dengan Celltrion, perusahaan biofarmasi global, mengembangkan obat untuk kanker payudara dan limfoma.
Keduanya sepakat mengkhususkan diri dalam penelitian, pengembangan, dan manufaktur obat terapi inovatif, kemudian juga mengumumkan telah menandatangani kesepakatan distribusi dan pemasaran strategis untuk Herzuma dan Truxima.
Herzuma adalah terapi target untuk kanker payudara dan kanker lambung, yang efektif pada kanker yang overekspresi protein tertentu yang dikenal dengan human epidermal growth factor 2 (HER-2).
Sementara itu, Truxima adalah terapi target anti-CD20 yang digunakan untuk pengobatan leukemia limfositik kronis, limfoma folikuler, dan limfoma non-Hodgkin.
Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk pengobatan peradangan sendi (rheumatoid arthritis) ketika terapi lainnya tidak efektif.
Herzuma dan Truxima telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 2017 dan 2018, serta Badan Obat Eropa (EMA). Kedua obat ini sudah dipasarkan di lebih dari 110 negara di seluruh dunia.
Direktur Utama Etana Nathan Tirtana mengungkapkan, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah bagi pasien kanker yang membutuhkan.
“Sebagai perusahaan biofarmasi di Indonesia, Etana berkomitmen untuk melayani pasien dengan menyediakan produk-produk berkualitas tinggi, terjangkau, dan inovatif untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesehatan di Indonesia,” ujar Nathan dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11).
Di samping itu, General Manager Regional Asia Tenggara Celltrion Ji Tae Kim mengatakan bahwa pihaknya berharap bahwa kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan para pasien yang membutuhkan.
“Sebagai perusahaan biofarmasi global terkemuka, kami sangat senang bermitra dengan Etana untuk menghadirkan biosimilar trastuzumab dan rituximab ke pasar Indonesia. Kemitraan strategis ini memanfaatkan kekuatan dan keahlian kami bersama, dan kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan pasien yang membutuhkan,” ujar Ji Tae Kim. (Z-1)
Salah satu pendekatan yang kini makin banyak digunakan di dunia medis adalah teknologi nuklir modern melalui metode pemindaian seperti PET scan.
Penelitian terbaru ungkap makanan ultra proses dapat meningkatkan risiko kematian penyintas kanker hingga 57%. Ini penjelasan dan solusinya.
Pola genetik kanker pada kucing memiliki kemiripan yang signifikan dengan kanker pada manusia, membuka peluang bagi pengembangan terapi masa depan yang lebih efektif.
Pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Area leher, yang memiliki kulit cenderung tipis dan merupakan lokasi kelenjar tiroid, dinilai rentan terhadap paparan bahan kimia dalam parfum yang berpotensi mengganggu sistem hormon.
Deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker serviks. Hal ini karena infeksi HPV risiko tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Dari studi tersebut, terdapat beberapa temuan utama terkait faktor gaya hidup setelah diagnosis kanker payudara dan pengaruhnya terhadap peluang kesembuhan ataupun kelangsungan hidup
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi, memaparkan urgensi perbaikan sistem deteksi dini kanker payudara.
Kanker payudara masih jadi kasus tertinggi pada perempuan. Simak 8 langkah alami berbasis bukti ilmiah untuk menurunkan risiko, mulai dari olahraga hingga deteksi dini rutin.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau seluruh perempuan Indonesia berusia di atas 30 tahun untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk cegah kanker payudara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved