Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Bambang Wispriyono, mengatakan kualitas udara dalam ruang, khususnya ruang kelas, berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental siswa. Udara yang tercemar atau polusi udara di kelas dapat memicu terjadinya gangguan pernapasan, alergi, hingga penurunan rentang konsentrasi para siswa.
Kondisi udara yang baik membantu proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan produktif. Dengan begitu diharapkan pencapaian akademik siswa bisa dicapai dengan lebih maksimal.
Bambang menjelaskan polusi udara telah menjadi isu kritis yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan lintas wilayah. Sebagai masalah global yang tidak mengenal batas geografis, polusi udara menyusup hingga ke tempat-tempat yang seharusnya menjadi ruang aman, termasuk sekolah.
"Dampak yang dirasakan ini mendorong perlunya tindakan segera untuk menciptakan ruang belajar yang sehat dan aman. Langkah-langkah preventif dalam menanggulangi polusi udara dalam ruangan menjadi semakin mendesak, sejalan dengan Target Sustainable Development Goals (SDG) 3.9.1, yaitu mengurangi kematian dan penyakit yang disebabkan oleh polusi udara," kata Bambang dalam kegiatan pengabdian masyarakat di SDIT Al Fatih, Cipayung, Depok.
Bambang mengatakan edukasi pada semua pihak, khususnya pihak sekolah untuk selalu aktif memantau kualitas udara di dalam kelas harus terus digaungkan. Salah satu hal bisa dilakukan adalah dengan menggunakan alat pengukur kualitas udara.
Beberapa hal juga bisa dilakukan untuk mencegah kualitas udara di ruangan kelas menurun. Misalnya dengan cara yang paling sederhana, yakni membuka jendela dan disiplin menjalankan piket.
"Harapan dijalankan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas udara dalam ruang dan salah satu langkah awal untuk menciptakan kebiasaan menjaga kebersihan udara," katanya. (Z-9)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Jendela waktu emas untuk pengobatan Penyakit Kawasaki adalah sebelum hari ke-10 sejak demam pertama muncul guna mencegah kerusakan jantung permanen.
Riset terbaru mengungkap 16% balita masih mengalami gejala gegar otak setahun setelah cedera.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh penyakit campak dan cacar air pada anak, terutama saat musim hujan.
MUSIM hujan meningkatkan risiko berbagai penyakit infeksi, mulai dari flu hingga leptospirosis, dengan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak.
Peneliti UCSF mengungkap stres pada anak akibat bullying hingga kemiskinan berdampak permanen pada otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved