Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DI era modern ini, kesehatan dan diet telah berevolusi menjadi sebuah ajang perlombaan. Bagi banyak orang, terutama anak muda, menjaga tubuh agar tetap fit bukan lagi sekadar soal kesehatan, tetapi lebih kepada siapa yang bisa mengunggah foto paling keren dan Instagramable. Diet dan kesehatan telah berubah dari kebutuhan menjadi gaya hidup yang dirancang lebih untuk ditampilkan daripada dihidupi.
Bukan rahasia lagi, Instagram dan platform media sosial lainnya telah menjadi panggung utama untuk memamerkan gaya hidup sehat. Mulai dari foto-foto makanan sehat yang menggoda, selfie di gym dengan pose terbaik, hingga hasil transformasi tubuh yang dramatis, semuanya dirancang untuk menarik perhatian. Namun, di balik semua itu, ada fakta yang sering terabaikan: makanan yang dianggap sehat untuk diet justru bisa menjadi pemicu peradangan dalam tubuh.
Banyak diet terbaru, mulai dari yang ekstrem hingga yang lebih sederhana, menjadi tren yang terus berputar di media sosial. Diet rendah karbohidrat, diet keto, atau bahkan diet detoks dengan jus hijau sering kali dipromosikan sebagai solusi cepat untuk menurunkan berat badan. Namun, tidak semua makanan yang dipromosikan benar-benar baik untuk tubuh kita. Beberapa makanan yang dianggap sehat, seperti biji-bijian olahan, gula alami, atau bahkan beberapa jenis lemak sehat, dapat memicu peradangan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Detoks dan jus hijau juga menjadi tren yang tak terelakkan. Banyak orang percaya minum jus hijau selama beberapa hari adalah cara terbaik untuk membersihkan tubuh dari racun. Padahal, tubuh kita sudah dilengkapi dengan sistem detoksifikasi alami yang sangat efektif. Mengandalkan jus hijau sebagai satu-satunya sumber nutrisi dapat menyebabkan kekurangan gizi dan meningkatkan peradangan. Sebaliknya, pola makan seimbang yang kaya akan berbagai nutrisi adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan mencegah peradangan.
Gym bukan sekedar tempat untuk berolahraga. Namun, menjadi ajang pertunjukan. Tidak hanya angkat beban, tetapi juga angkat selfie. Pakaian olahraga pun harus dari brand ternama, lengkap dengan botol air stainless steel yang selalu ada di tangan. Selfie di cermin gym dengan pose serius dan caption motivasional adalah keharusan. Namun, apakah kita benar-benar berolahraga untuk kesehatan, atau hanya untuk mendapatkan perhatian di media sosial?
Di balik semua tren ini, Kesehatan seharusnya bukanlah pertunjukan atau perlombaan, melainkan tentang keseimbangan dan keberlanjutan. Mungkin sudah saatnya kita berhenti mengejar tren terbaru dan mendengarkan tubuh kita sendiri. Makan dengan cukup, berolahraga secara teratur, dan menikmati hidup dengan cara yang sederhana namun bermakna adalah langkah yang lebih bijak.
Pada akhirnya, kebahagiaan tidak bisa diukur dari jumlah likes atau followers, tetapi dari bagaimana kita merasakan kesejahteraan dalam diri kita sendiri. Mari kita utamakan kesehatan yang sesungguhnya, bukan hanya sekedar citra yang ingin kita tampilkan di media sosial. Dengan cara ini, kita dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik dan menghindari peradangan yang tidak perlu akibat pola makan yang salah. (healthline/klikdokter/hellosehat/alodokter/Z-3)
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Sikap aktif Seskab Teddy di media sosial merupakan bentuk strategi komunikasi yang bertujuan melindungi otoritas tertinggi negara.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez umumkan rencana pelarangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi memberantas 'Wild West' digital.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved