Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALAHGUNAAN steroid kini makin marak terjadi untuk menambah berat badan (BB) anak secara cepat. Padahal efek samping jangka panjangnya cukup mengkhawatirkan dan harus menjadi fokus utama para orangtua.
Dalam telewicara daring, Kamis (17/10), Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Endokrin Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Agustini Utari menjelaskan bahwa steroid sejatinya diperuntukkan untuk mengatasi berbagai kondisi medis, seperti peradangan, alergi berat, dan sebagai pengganti hormon kortisol pada anak yang mengalami gangguan adrenal, namun kini sering digunakan banyak pengasuh untuk dapat dengan cepat menaikkan berat badan anak.
"Steroid memiliki banyak manfaat, terutama dalam kondisi medis tertentu, namun harus digunakan dengan hati-hati. Penggunaan jangka panjang dan dosis tinggi dapat mengakibatkan efek samping serius, seperti peningkatan berat badan, mood swing, dan gangguan tidur,"
ujar Agustini.
Salah satu dampak negatif paling signifikan dari penggunaan steroid pada anak adalah risiko terjadinya sindrom Cushing, yang dapat
menyebabkan pertumbuhan terhambat hingga osteoporosis.
"Steroid itu bisa menyebabkan tulang menjadi rapuh, osteoporosis, tulangnya mudah patah, dia akan menghambat lempeng pertumbuhan anak,
akibatnya tulang ini tidak bisa bertambah panjang, anak akan kelihatan gemuk tapi pendek," kata dia.
"Kalau dalam jangka waktu lama diberikan steroid ini bisa juga terjadi risiko tinggi untuk mengalami diabetes, kencing manis, hingga
katarak," tambahnya.
Agustini juga mengingatkan bahwa penghentian mendadak steroid setelah penggunaan jangka panjang bisa berakibat fatal, menyebabkan insufisiensi adrenal.
"Tubuh tidak dapat segera beradaptasi jika steroid dihentikan tiba-tiba. Oleh karena itu, pengurangan dosis harus dilakukan secara
bertahap," jelasnya.
Penting bagi orangtua untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai pengobatan steroid. Agustini menegaskan, steroid tergolong obat keras yang harus digunakan sesuai indikasi medis.
Dengan pengawasan yang ketat, manfaat steroid dalam pengobatan anak dapat dimaksimalkan, sambil meminimalkan risiko efek samping yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka di masa depan. (Ant/Z-1)
Ketika kadar testosteron alami turun, pria bisa mengalami penurunan gairah seks, disfungsi ereksi, bahkan penurunan jumlah sperma.
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Steroid adalah obat yang memiliki senyawa dengan aktivitas anti peradangan dan juga dapat menekan sistem imunitas tubuh dan dapat menimbulkan efek samping.
Obat kortikosteroid berperan penting dalam pengobatan eksim. Namun ada sebagian pasien/keluarga menolaknya karena fobia steroid.
Obat steroid, obat penenang, dan obat kemoterapi bisa membuat tulang cepat rapuh apabila dikonsumsi dalam waktu lama.
Ingin berat badan tetap ideal saat puasa? Simak tips menjaga berat badan stabil selama Ramadhan 2026 dari ahli medis agar tidak kalap saat berbuka
Sebagai patokan sederhana, penurunan berat badan yang ideal berkisar antara 0,5–1 kg per minggu, atau tidak lebih dari 4 kg selama satu bulan penuh.
Sekitar 19 persen orang mengalami kenaikan berat badan saat Ramadan akibat pola makan berlebih saat berbuka.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved