Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis Obstetri Ginekologi Konsultan Fertilitas RSCM, Mila Maidarti, menjelaskan dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat menjadi kunci utama untuk mencegah Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS), terutama bagi remaja yang berisiko.
Mengatur asupan karbohidrat dan menerapkan kebiasaan hidup sehat juga dianggap penting guna menurunkan risiko PCOS, khususnya bagi mereka yang mengalami obesitas dan resistensi insulin.
"Salah satu cara mencegah PCOS adalah dengan mengatur asupan karbohidrat, karena energi memang didapatkan dari karbohidrat, tapi bukan berarti kita bisa konsumsi secara berlebihan. Jika tidak diimbangi dengan protein dan serat, seperti putih telur atau sayuran, maka risiko gula darah naik akan lebih tinggi, yang pada akhirnya memicu PCOS," kata dosen Universitas Indonesia tersebut, dikutip Minggu (13/10).
Baca juga : Remaja yang Obesitas dan Alami Gangguan Haid Perlu Waspadai PCOS
Mila menyarankan agar masyarakat mulai beralih dari nasi putih ke pilihan makanan yang memiliki indeks glikemik lebih rendah seperti beras
merah, beras hitam, atau roti gandum.
Ia menjelaskan nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi, sedangkan beras hitam, nasi merah, atau roti gandum lebih aman dikonsumsi karena mengandung serat yang tinggi.
Tidak hanya dari segi makanan, ia juga menekankan pentingnya olahraga dan menghindari gaya hidup sedentari atau tidak sehat, karena malas bergerak, seperti terlalu banyak duduk atau kurang bergerak, sangat berisiko.
Baca juga : Ini Manfaat Susu Kambing untuk Pertumbuhan Remaja
Jadi, menurutnya, penting sekali untuk aktif bergerak, meskipun hanya dengan jalan cepat selama 20-30 menit setiap hari, karena aktivitas ringan seperti jalan cepat atau lari pagi dinilai cukup efektif untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah PCOS.
Selain itu, Mila juga memperingatkan bahaya begadang, terutama bagi remaja yang masih sering harus belajar hingga larut malam.
"Begadang bisa mengganggu produksi hormon melatonin, yang bertugas mempercepat metabolisme. Jika sering begadang, metabolisme melambat dan berat badan pun mudah naik," ungkapnya.
Gaya hidup yang sehat, seperti tidur teratur antara pukul sepuluh malam, serta menjaga pola makan dan aktivitas fisik, menurut Mila, bisa membantu mencegah PCOS sejak usia muda. (Ant/Z-1)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Menggabungkan pendekatan neurosains (neuroplastisitas) dengan strategi praktis menghadapi "AI Fatigue" yang menjadi tren kesehatan di tahun 2026.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Kasus kanker kolorektal usia muda terus meningkat. Pola makan modern, rendah serat dan tinggi makanan ultra-olahan disebut jadi faktor risiko utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved