Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKU yang berjudul Surat-surat yang Mengubah Dunia adalah karya Zulfa Simatur yang menghadirkan kumpulan surat-surat bersejarah yang memiliki dampak besar terhadap perubahan dunia.
Buku ini menyoroti bagaimana sebuah tulisan sederhana dalam bentuk surat dapat mengubah kebijakan, mempercepat terjadinya perang, atau bahkan menciptakan perdamaian.
Zulfa mengumpulkan surat-surat dari berbagai periode sejarah, memperlihatkan konteks sejarah di balik setiap surat dan bagaimana dampaknya terhadap peristiwa global.
Baca juga : Surat Einstein dan Szilard: Awal Mula Perlombaan Nuklir yang Mengubah Dunia
Buku ini ditulis dengan gaya naratif yang memikat, dengan setiap surat tidak hanya dibahas secara kronologis, tetapi juga diletakkan dalam konteks sejarah yang lebih luas.
Zulfa menggunakan pendekatan deskriptif dan analitis, memberikan gambaran tentang bagaimana kondisi sosial, politik, dan ekonomi pada saat surat tersebut ditulis. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan struktur yang sistematis, Zulfa berhasil menyajikan konten berat sejarah menjadi lebih ringan namun tetap penuh makna.
Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian yang mengelompokkan surat-surat berdasarkan tema, seperti surat-surat yang berkaitan dengan perang, perdamaian, hak asasi manusia, hingga revolusi industri.
Baca juga : Diplomasi Nabi Muhammad: Kisah Surat kepada Raja-Raja Dunia
Salah satu surat terkenal yang dibahas dalam buku ini adalah surat dari Albert Einstein kepada Presiden Franklin Delano Roosevelt yang akhirnya memicu pembuatan bom atom, serta surat dari Martin Luther King Jr yang menggugah kesadaran akan hak-hak sipil di Amerika Serikat.
Zulfa menyusun surat-surat yang memiliki dampak langsung terhadap peristiwa penting dunia, seperti Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, surat Nelson Mandela kepada pemerintah Afrika Selatan yang mendesak diakhirinya apartheid, hingga surat cinta Napoleon Bonaparte yang tidak hanya memperlihatkan sisi kemanusiaan seorang pemimpin besar, tetapi juga bagaimana surat tersebut memengaruhi kebijakan militer.
Melalui surat-surat tersebut, Zulfa menunjukkan betapa kuatnya kekuatan kata-kata dalam mengubah jalannya sejarah.
Baca juga : Yuk Mengetahui Sejarah Kirim Surat dan Kirim Email
Zulfa Simatur tidak hanya menampilkan surat-surat, tetapi juga memberikan refleksi mendalam mengenai pentingnya komunikasi tertulis dalam sejarah.
Dalam analisisnya, Zulfa berpendapat bahwa surat merupakan alat politik yang sering kali diremehkan. Namun, surat-surat ini mampu menggugah kesadaran publik dan mempengaruhi pemikiran para pemimpin dunia.
Surat-surat yang diulas dalam buku ini tidak hanya mencakup peristiwa dari dunia Barat, tetapi juga dari Timur dan wilayah lainnya. Ini menunjukkan bahwa perubahan global tidak hanya datang dari satu tempat, tetapi hasil dari interaksi lintas budaya.
Baca juga : Hari Pos Sedunia: Ini Jejak Perkembangan Jenis Surat dari Masa ke Masa
Salah satu contoh yang menarik adalah surat Gandhi kepada Lord Irwin, yang menandai dimulainya gerakan perlawanan damai di India. Surat ini akhirnya berperan besar dalam meraih kemerdekaan India dari Inggris.
Buku ini mengingatkan pembaca akan pentingnya tulisan dan surat dalam dunia digital modern. Di era teknologi yang didominasi oleh komunikasi instan melalui pesan teks dan email, Zulfa mengajak kita untuk merefleksikan kembali kekuatan komunikasi tertulis dalam sejarah.
Ia menyoroti bahwa walaupun media komunikasi berubah, esensi dan dampak dari pesan yang disampaikan tetap sama.
Salah satu kelebihan buku ini adalah cara Zulfa mengemas fakta sejarah dengan cara yang menarik. Pembaca tidak hanya disajikan dengan isi surat, tetapi juga dibawa untuk memahami situasi sosial-politik yang melatarbelakangi surat tersebut.
Hal ini membuat pembaca dapat memahami bahwa di balik setiap surat terdapat perjuangan, ketegangan, dan harapan yang dapat menggugah emosi dan pikiran.
Buku Surat-surat yang Mengubah Dunia karya Zulfa Simatur adalah karya yang sangat menarik bagi para penggemar sejarah dan mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang bagaimana komunikasi tertulis mempengaruhi perjalanan dunia.
Zulfa berhasil menyajikan berbagai surat yang tidak hanya berpengaruh pada masa lalu, tetapi juga relevan dengan dinamika politik dan sosial saat ini. (Z-1)
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait surat dari Pemerintah Aceh yang ditujukan kepada UNDP dan UNICEF menyusul bencana di wilayah tersebut
Teddy mengatakan surat itu ditulis sendiri oleh Prabowo sebagai ungkap terima kasih atas dedikasi lima orang tersebut.
Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan Hasto Kristiyanto bersalah.
Tahukah kalian bagaimana komunikasi dilakukan manusia sebelum ada ponsel? Berikut penjelasannya.
REMAJA berinisial MAS, 14, yang membunuh ayah dan neneknya, serta melukai ibunya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, menuliskan sebuah surat untuk keluarganya.
Dia mengaku tidak mau menyerah begitu saja dan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan akhirnya didapatkan dengan keluarnya vonis hakim Mahkamah Agung.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Dalam memoarnya, Aurelie Maoeremans menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved