Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKMAL Dwi Prasyetio, pengusaha muda di balik bisnis mebel HJ. Vera, berhasil menciptakan gebrakan pemasaran yang tidak terduga. Strategi kreatifnya dalam mempromosikan produk menggunakan Billboard dengan konsep unik berhasil menarik perhatian publik.
Melalui unggahan video di media lokal Karawang di Instagram, Billboard HJ. Vera, yang menawarkan paket perabotan serasehan viral, mencatat 185 ribu views dalam waktu singkat dan mendapatkan ratusan tanggapan positif dari netizen.
Billboard yang dipasang Akmal itu menampilkan penawaran paket perabotan serasehan, sebuah solusi yang dirancang khusus untuk calon pengantin.
Baca juga : Viral Teguh Suwandi Msbreewc, Siapa Mereka? Ini Sosoknya
Paket tersebut tersedia dengan harga mulai dari Rp4 juta, menawarkan pilihan perabotan rumah tangga yang lengkap dan terjangkau. Pesan yang ditampilkan di Billboard ini tidak hanya menyentuh segmen pasar yang spesifik, tetapi juga menarik perhatian media lokal.
MI/HO“Kami ingin memberikan kemudahan bagi calon pengantin yang membutuhkan perabot rumah tangga untuk persiapan serasehan. Dengan Billboard ini, kami berharap dapat memperluas jangkauan pasar kami dan menghadirkan solusi yang bermanfaat,” ujar Akmal Dwi Prasyetio, pendiri HJ. Vera. Kamis (3/10).
Media lokal yang tertarik dengan konsep pemasaran HJ. Vera mengunggah video Billboard tersebut ke akun Instagram mereka. Video itu langsung mendapatkan perhatian luas dari pengguna media sosial, mencatat 185 ribu views dan memicu diskusi tentang strategi pemasaran inovatif Akmal.
Baca juga : Unggahan Menantu Pejabat BP Bintan Viral, ICW Desak KPK Selidiki Dugaan Gratifikasi
Banyak netizen yang memberikan tanggapan positif, memuji strategi pemasaran yang dianggap unik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Komentar seperti, “Paket yang sangat relevan dengan persiapan pernikahan, dan harganya terjangkau,” menunjukkan bagaimana strategi ini sukses menarik perhatian publik.
Keberhasilan Akmal dalam memadukan media tradisional dengan digital mencerminkan tren pemasaran baru di kalangan pengusaha muda. Billboard yang biasanya dianggap sebagai media tradisional berhasil menjadi alat pemasaran yang kuat ketika dipadukan dengan platform media sosial. Inovasi ini menunjukkan bahwa kombinasi kreatif antara pemasaran offline dan online masih sangat efektif di era digital.
Baca juga : Viral! Petugas SPBU di Jaktim Terseret saat Cegah Mobil Kabur Tak Bayar Bensin
Setelah keberhasilan ini, Akmal dan tim HJ. Vera berencana memperluas kehadiran digital melalui kerja sama dengan influencer lokal serta memperkuat strategi pemasaran di media sosial.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas segmen pasar HJ. Vera, tidak hanya bagi calon pengantin, tetapi juga bagi konsumen yang membutuhkan solusi perabot rumah tangga berkualitas dengan harga yang terjangkau.
“Kesuksesan ini adalah awal dari inovasi yang lebih besar. Kami akan terus mencari cara baru untuk menawarkan solusi yang relevan bagi konsumen kami,” tambah Akmal.
Dengan viralitas yang berhasil dicapai melalui video unggahan media lokal, HJ Vera kini semakin dikenal di pasar perabotan, memperkuat posisinya sebagai brand yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan tren pemasaran. (Z-1)
REKAMAN video berdurasi sekitar lima menit menampilkan seorang pria mengenakan jaket ojek online (ojol), warga diminta berhati-hati menyikapinya
Sedang viral! Tren Caricature of Me and My Job bikin karikatur profesi pakai ChatGPT. Ini cara mudah dan prompt yang dipakai.
Video viral pria gendong diduga mayat di Tambora ternyata biawak 1,7 meter. Simak penjelasan Polsek Tambora dan alasan pria tersebut jalan kaki.
Setelah polisi melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Berikut fakta dan kronologi video viral pria yang diduga gendong mayat di Tambora yang ternyata biawak
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Patung macan putih di Desa Balongjeruk, Kabupaten Kediri, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ternyata patung tersebut menjadi simbol perpaduan antara budaya dan berkah bagi warga.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved