Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMENTAR Dwi Okta Jelita, istri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Kabupaten Bintan, Kepri, tengah menjadi viral di media sosial. Unggahannya di Instagram yang memamerkan barang-barang mewah telah ditonton jutaan kali dan mendapat ratusan ribu komentar.
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki dugaan gratifikasi yang melibatkan pejabat Kejaksaan Agung, Asri Agung Putra, mertua Dwi Okta Jelita. Dalam unggahannya, Jelita terlihat mengenakan tas dan sepatu mewah dari merek-merek terkenal seperti Gucci, Dior, dan Saint Laurent, dengan nilai total mencapai ratusan juta rupiah.
Peneliti ICW, Kurnia Ramdhana, menekankan bahwa KPK harus segera bertindak untuk menyelidiki dugaan gratifikasi ini. Publik juga memberikan tekanan melalui media sosial, mempertanyakan sumber kekayaan yang memungkinkan Jelita memiliki barang-barang mewah tersebut.
Kepala BP Bintan, Farid Irfan Sidik, belum memberikan respons ketika dikonfirmasi wartawan.Kasus ini telah menarik perhatian publik luas, dengan banyak warganet yang mendesak KPK untuk melakukan investigasi mendalam terkait asal-usul kekayaan tersebut. Mereka berharap agar keadilan dapat ditegakkan dalam kasus ini. (Z-9)
Persoalan ini bukan sekadar masalah personal, melainkan pertaruhan nama baik institusi negara.
Dugaan penerimaan fasilitas dari pihak swasta oleh pejabat publik merupakan pelanggaran etika serius yang mencederai kepercayaan rakyat.
KPK menerima 5.020 laporan gratifikasi sepanjang 2025 dengan total nilai Rp16,40 miliar.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
KPK membeberkan pola penyalahgunaan kedekatan keluarga dalam perkara dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, adiknya, serta tiga pihak lainnya sebagai tersangka kasus gratifikasi tahun anggaran 2025
Terlapor meyakinkan bahwa modal kecil dapat berubah menjadi miliaran rupiah dalam waktu singkat dengan janji profit yang fantastis.
Dia menjadi sorotan publik setelah fotonya yang menunjukkan gaya hidup mewah beredar di media sosial.
KETUA Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta para kader untuk menjauhi sikap flexing atau pamer kemewahan.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) meminta para kader untuk menjauhi sikap flexing atau pamer kemewahan.
Praktik flexing biasanya berkaitan erat dengan harta yang tidak wajar atau aset yang diperoleh dari tindak pidana.
Bahlil, kata Sarmuji, juga menekankan pentingnya sensitivitas politik dan sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved