Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Bogor, Provinsi Jawa Barat, dilanda angin kencang disertai hujan deras Senin (2/9) sore. Insiden ini menyebabkan ambruknya gudang peralatan untuk kolam budidaya ikan hias di Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, sekitar pukul 17.30 WIB. Bencana ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka.
Baca juga : Cuaca Ekstrem Padamkan Listrik di Australia Telan Korban Jiwa
Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban meninggal dunia dalam kejadian yakni Pendi,45, dan Wanto,40.
Baca juga : Bencana Ekstrem akan Beralih Signifikan ke Indonesia Tengah dan Timur
“ Sementara itu, korban luka-luka yang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang ialah Deni Imam Taufik,26, Dwi Waluyo, 38, Suyoto,42, dan Imam,44.Upaya evakuasi dan perawatan terhadap korban yang terluka terus dilakukan oleh pihak berwenang,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Rabu (4/9).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, terang Abdul, telah melakukan koordinasi dengan aparatur setempat dan melaksanakan penanganan bencana.
Baca juga : Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat Jadi Wilayah Paling Banyak Alami Bencana Alam di 2023
“BPBD juga telah melakukan kaji cepat dan analisis di lokasi kejadian serta memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Untuk memastikan keamanan dan penanganan bencana, pemasangan police line juga dilakukan di area kejadian,” ujar dia.
Baca juga : Angin Kencang dan Banjir Bandang Terjang Kabupaten Bandung, 102 Rumah Rusak dan Enam Warga Luka-Luka
Abdul menjelaskan jenazah korban yang meninggal telah diangkut menggunakan dua unit mobil ambulans ke kampung halaman mereka untuk dimakamkan. BPBD Kabupaten Bogor juga memastikan bahwa kerugian materiil berupa gudang yang rusak berat menjadi fokus utama dalam penanganan bencana ini.
“Masyarakat Kabupaten Bogor diimbau untuk selalu memperhatikan peringatan dini dan mengikuti himbauan dari pihak berwenang,” tukasnya. (H-3)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Punden berundak tersebut merupakan hasil kegiatan delineasi dan inventarisasi potensi cagar budaya yang dilaksanakan selama dua pekan
"Tanah longsor di Kabupaten Bogor terjadi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, menyebabkan empat rumah mengalami kerusakan. Ada dua kepala keluarga atau 8 jiwa mengungsi,"
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyatakan, pola hujan ekstrem dalam beberapa tahun terakhir memang semakin sering terjadi di wilayah Jabodetabek.
Program ini menciptakan efek sosial yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas pendidikan Islam, pemberdayaan guru ngaji, dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Rincian medali yang didapat 8 emas, 10 perak, dan 2 perunggu, dari empat cabang olahraga yaitu atletik, tenis meja, renang, dan badminton.
JUMLAH rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bogor, saat ini ada sekitar 14 ribu unit. Angka ini kini jadi perhatian serius, karena menyangkut kualitas hidup ribuan keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved