Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA ilmuwan NASA berhasil menemukan objek samar yang bergerak cepat di antariksa. Objek tersebut terlihat meluncur keluar dari Galaksi Bima Sakti.
Bahkan, kecepatan objek tersebut bergerak sekitar 1 juta mil per jam. Hal ini tentunya akan lolos dari genggaman galaksi tersebut.
Selain itu, peristiwa tersebut juga merupakan sejarah, yang di mana baru pertama kali orang menemukan sesuatu yang besar dengan kecepatan yang luar biasa di galaksi.
Baca juga : Astronom Temukan Lubang Hitam Purba Tertua, Berusia Miliaran Tahun
Momen langka tersebut menimbulkan pertanyaan yang besar dan tentunya menggegerkan para ilmuwan di dunia.
Setelah diteliti, objek tersebut bukan termasuk komet atau asteroid. Para ilmuwan yang meneliti objek tersebut mengatakan, itu diperkirakan sebuah bintang bermassa rendah atau katai coklat.
Objek yang tidak benar-benar sebuah bintang atau planet gas raksasa seperti Jupiter, tetapi sesuatu di antaranya.
Baca juga : Para Astronom Temukan Kuburan Bintang Mati di Galaksi Bima Sakti
Lalu, para pakar menggambarkan bintang katai cokelat sebagai bintang yang gagal, yang di mana tidak cukup besar untuk menghasilkan energi nuklirnya sendiri.
Dilansir dari website resmi NASA, nama dari objek yang memiliki kecepatan luar biasa tersebut adalah CWISE J124909.08+362116.0.
Salah satu keanehan dari objek ini adalah tidak memiliki banyak unsur besi dan logam lainnya seperti ditemukan pada bintang-bintang dan katai cokelat.
Baca juga : Bintang Aneh yang Sempat Hilang 840 Tahun Mendadak Kembali Muncul
Data yang dikumpulkan W.M. Keck Observatory di Hawaii, dikatakan CWISE J124909.08+362116.0 ini begitu kuno, itu bisa saja di antara generasi pertama kelahiran bintang di galaksi ini.
Orang-orang yang melakukan penemuan ini beberapa tahun lalu bekerja di proyek NASA Backyard Worlds Planet 9, di antaranya Thomas P. Bickle dan Dan Caselden.
Teleskop yang digunakan dalam penemuan ini adalah wahana antariksa WISE (Wide-field Infrared Survey Explorer) milik NASA.
Dalam perjalanannya, teleskop ini berhasil menemukan lebih dari 44.000 objek. (Z-12)
Penemuan baru ini telah dipublikasikan pada jurnal Nature Astronomy yang menjelaskan bahwa katai putih langka kemungkinan berasal dari penggabungan bintang
Para peneliti tersebut mengungkap bahwa berdasarkan dari distribusi energi spektral sebelum peredupan terjadi menunjukkan bahwa ASASSN-24fw merupakan bintang deret utama tipe F.
OBSERVATORIUM Sinar-X Chandra milik NASA kembali memberikan pandangan baru yang menakjubkan terhadap alam semesta.
Galaksi Andromeda atau Messier 31 merupakan galaksi spiral terdekat dari Bima Sakti, berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Para astronom tengah menyoroti sebuah peristiwa di alam semesta yang diduga sebagai superkilonova, jenis ledakan kosmik yang selama ini hanya ada dalam teori.
Peneliti berhasil memetakan medan magnet galaksi Bima Sakti secara mendalam. Terungkap adanya anomali unik di Lengan Sagitarius yang mengalir berlawanan arah.
TELESKOP Luar Angkasa Hubble milik NASA kembali menghadirkan temuan penting dalam dunia astronomi.
Perbedaan kecepatan ini menciptakan tegangan magnetik yang luar biasa. Plasma yang bergerak lebih cepat di ekuator "menarik" garis-garis medan magnet.
Ilmuwan berhasil memetakan 669 juta galaksi menggunakan Dark Energy Camera (DECam).
Berdasarkan model cosmology yang umum, semestinya tidak ada perbedaan di berbagai tempat dan tampak konsisten ke segala arah.
Para astronom menemukan “objek gelap” misterius yang diduga merupakan gumpalan murni materi gelap terkecil yang pernah diamati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved