Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMENSIA adalah kondisi yang mengerikan bagi banyak orang, terutama di usia lanjut, karena secara signifikan mengurangi kualitas hidup dengan mengganggu fungsi kognitif dan memori.
Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penderitanya, tetapi juga orang-orang terdekat yang harus menyaksikan perubahan drastis pada seseorang yang mereka cintai. Namun, kabar baiknya ialah ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah demensia.
Berikut lima cara mudah yang dapat diikuti.
Baca juga : Opung Pilih Jalan Santai supaya Tetap Bugar
Langkah pertama yang dapat kamu lakukan guna mencegah demensia ialah menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga. Dengan melakukannya secara rutin, aliran darah dalam tubuh akan lebih cepat diedarkan ke seluruh tubuh oleh organ jantung, sehingga darah dalam tubuh terus mengalami perputaran.
Selain mencegah penyakit seiring dengan bertambahnya usia, rutin berolahraga juga mampu melindungi organ jantung dari penyakit berbahaya. Bukan hanya itu, kamu juga akan terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah.
Lakukan olahraga sewajarnya, yaitu selama setengah jam setiap hari. Jangan melakukan olahraga yang terlalu berat, karena akan memberatkan kinerja organ jantung.
Baca juga : Ini Lima Manfaat Makan Stroberi tiap Hari untuk Kesehatan
Meningkatkan asupan vitamin D menjadi salah satu langkah mencegah demensia sejak dini. Pasalnya, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan kognitif pada tubuh.
Cara yang paling alami dan mudah untuk mendapatkan asupan vitamin D ialah berjemur. Kamu juga dapat mengonsumsi multivitamin atau suplemen tambahan. Namun sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya, silakan diskusikan terlebih dulu dengan dokter, ya!
Selalu menggunakan otak untuk berpikir dengan membaca atau mempelajari hal-hal yang belum diketahui sebelumnya. Hal-hal tersebut akan membuat otak selalu aktif, sehingga menurunkan risiko terkena demensia di kemudian hari. Jika terlalu malas membaca dan mempelajari hal-hal baru, kamu dapat melakukan teka-teki silang untuk menjaga otak selalu aktif.
Baca juga : Ini Gejala Stroke di Usia Muda dan Cara Pencegahannya
Sering mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko mengidap demensia di kemudian hari. Alkohol mampu menyebabkan kerusakan permanen pada otak secara struktural maupun fungsional. Langkah mencegah demensia selanjutnya dapat kamu lakukan dengan berhenti konsumsi alkohol.
Kurang istirahat dapat meningkatkan kadar protein yang dapat membentuk plak amiloid, sehingga mengganggu pola tidur seseorang. Kurang tidur juga akan menyebabkan gangguan kognitif yang menyebabkan peradangan di sistem saraf pusat, termasuk otak. Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup selama 8 jam per malam.
Selain bertambah usia, riwayat keluarga serta gaya hidup tidak sehat yang dijalani turut menjadi faktor pemicu demensia. Ada pula faktor lain seperti berikut.
Baca juga : 6 Kiat Menjaga Kebugaran Tubuh
a. Depresi.
b. Sleep apnea.
c. Berat badan berlebihan.
d. Tekanan darah tinggi.
Jika kamu memiliki sejumlah faktor pemicunya, lakukan langkah pencegahan dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan. Gejala demensia yang dibiarkan akan membuat daya ingat menurun, susah dalam menemukan kata-kata yang tepat saat berkomunikasi, serta terganggu aktivitas sosial sehari-hari yang biasa dilakukan.
Tetap jaga kesehatan otak dengan mengikuti tips di atas agar terhindar dari demensia dan tetap bisa menikmati hidup dengan kualitas yang baik. (Z-2)
Sejumlah riseti menunjukkan ada kebiasaan harian yang berkaitan dengan penyusutan volume otak atau brain atrophy.
Makanan cepat saji terasa sangat nikmat karena otak manusia berevolusi menyukai gula, lemak, dan garam. Penjelasan ilmiah ini mengungkap alasan fast food mudah bikin ketagihan.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved