Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MITOS bahwa penderita diabetes harus sepenuhnya menghindari nasi masih sering beredar di masyarakat.
Namun, menurut para ahli gizi, informasi ini perlu diluruskan. Berikut penjelasan yang lebih mendalam tentang isu ini.
Menurut Ahli gizi dari American Diabetes Association (ADA) Nancy Farrell, karbohidrat, termasuk nasi, adalah bagian penting dari diet seimbang.
Baca juga : Penderita Diabetes tidak Boleh Makan Nasi Dipastikan Mitos
Karbohidrat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh dan otak.
Menghindari nasi secara total tidaklah diperlukan, tetapi penting untuk mengatur konsumsi karbohidrat secara bijak.
Farrell menjelaskan bahwa penderita diabetes tidak perlu menghindari nasi sepenuhnya, tetapi harus memperhatikan jenis nasi yang dikonsumsi dan porsinya.
Baca juga : Suka Makanan Berbahan Dasar Tepung? Ada Dampak Negatifnya Loh
Nasi putih, yang memiliki indeks glikemik tinggi, dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Sebagai alternatif, nasi coklat atau nasi hitam yang mengandung lebih banyak serat bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.
Penting juga untuk mengombinasikan nasi dengan makanan lain yang rendah indeks glikemik seperti sayuran non-starchy dan sumber protein tanpa lemak.
Baca juga : Tips Mengolah Beras Merah Agar Menghasilkan Nasi yang Pulen
Hal ini membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dan mengontrol lonjakan gula darah.
Misalnya, nasi dapat dikonsumsi bersama dengan sayuran hijau, daging tanpa lemak, atau ikan.
Untuk merancang diet yang sesuai, penderita diabetes disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau profesional kesehatan.
Baca juga : Minuman Serat Turut Bantu Diabetesi Kontrol Gula Darah
Mereka dapat memberikan panduan yang sesuai dengan kebutuhan individual dan kondisi kesehatan penderita diabetes.
Mitos bahwa penderita diabetes tidak boleh makan nasi sama sekali adalah tidak benar.
Nasi bisa tetap menjadi bagian dari diet penderita diabetes jika dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan dipilih jenis yang lebih sehat.
Konsultasi dengan ahli gizi dapat membantu dalam merancang pola makan yang seimbang dan efektif dalam mengelola diabetes.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Tak hanya untuk mata, ini manfaat wortel bagi kesehatan: turunkan kolesterol, cegah kanker, hingga diet. Cek kandungan nutrisi dan cara konsumsinya di sini.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
NASI dituding sebagai biang kerok perut buncit. Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, Profesor Ali Khomsan menilai anggapan tersebut lahir akibat kurangnya pemahaman soal gizi seimbang
Paparan panas yang terjadi secara berulang, seperti ketika nasi dibiarkan terlalu lama di dalam rice cooker dapat merusak struktur pati pada nasi.
konsumsi nasi dan mi bersamaan memiliki risiko jangka panjang bagi kesehatan.
Kini ada cara yang lebih sehat untuk memasak nasi agar kandungan kalorinya berkurang hingga 60%.
Beberapa alternatif karbohidrat seperti singkong, ubi jalar, jagung, dan sagu telah menjadi makanan pokok di berbagai daerah Indonesia sejak lama.
Nasi adalah salah satu makanan pokok yang paling sering dikonsumsi di seluruh dunia, terutama di Asia. Di Indonesia, nasi sering menjadi makanan utama dalam setiap hidangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved