Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka merayakan Hari Laut Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 8 Juni, acara Beach Clean-Up Bersih Bajo kembali digelar di Pantai Wae Rana, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Pada Bersih Bajo Chapter Four kali ini, manajemen Ta'aktana Resort & Spa berkolaborasi dengan Marriott International, Divers Clean Action (DCA), dan IGNIDE Group kembali mengajak seluruh stakeholders industri pariwisata di Labuan Bajo untuk bersama-sama menumbuhkan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian ekosistem laut bagi keberlangsungan hidup manusia.
Hal ini sejalan dengan tema 'Awaken New Depths' yang diadopsi oleh PBB untuk Hari Laut Sedunia tahun ini. PBB mendorong para pengambil keputusan, pemimpin adat, ilmuwan, eksekutif sektor swasta, masyarakat sipil, selebritas, dan aktivis muda untuk menunjukkan bagaimana hubungan kita dengan laut harus segera berubah. Sebab upaya pelestarian laut yang dilakukan saat ini baru menyentuh permukaan, jika dibandingkan dengan banyaknya tantangan global yang kita hadapi.
Baca juga : Ironi, Destinasi Wisata Premium Sampah Menumpuk
Agung Ramos Febriano, Engagement & Sustainability Manager di Divers Clean Action, menekankan bahwa selain menikmati pemberian alam, kita juga bertanggung jawab bersama untuk menghindari tindakan-tindakan yang merusak ekosistem pesisir dan laut.“Kita juga perlu meminimalisir aktivitas yang mencemari ekosistem laut di Labuan Bajo, serta membantu menyelamatkan kehidupan bawah laut yang semakin terancam, salah satunya akibat sampah-sampah akibat pariwisata yang terbawa oleh arus, ” jelas Agung.
Ajak para tamu bersih Bajo
Adapun pada kegiatan Beach Clean-Up kali ini, manajemen Ta'aktana Resort & Spa menyisir Pantai Wae Rana untuk melakukan pembersihan sampah dari area pesisir, permukaan dan dasar laut. Peter-Paul Kleiss, Resort Manager dari Ta'aktana Resort & Spa, menyampaikan bahwa, tidak seperti kegiatan sebelumnya, pada kesempatan kali ini resor mulai menawarkan undangan pada tamu-tamu resor untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
"Sejak resor resmi dibuka pada tanggal 31 Mei, kami telah menyampaikan undangan kepada para tamu untuk berpartisipasi dalam inisiatif Bersih Bajo. Melalui partisipasi mereka, kami ingin menyampaikan pemahaman bahwa para tamu pun merupakan bagian integral dalam kolaborasi besar yang bedampak nyata terhadap pelestarian keindahan dan keberlangsungan alam dan laut Labuan Bajo,” kata Peter.
Selain pengumpulan sampah, dilakukan juga pemilahan dan pendataan setiap jenis sampah yang dikumpulkan dari pantai dan laut. Hal ini penting untuk mengukur dampak upaya pembersihan dari waktu ke waktu. (S-1)
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa kualitas fasilitas mencerminkan pengelolaan kawasan.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
KEPOLISIAN Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memeriksa dua pejabat Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo terkait kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah.
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved