Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
GINJAL memiliki begitu banyak fungsi pada sistem kehidupan manusia. Karenanya, perlu diketahui sejumlah hal penting untuk menghindari pemburukan kinerja ginjal agar kualitas hidup dan dampak masalah bagi keluarga dapat dihindari.
Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Ginjal Hipertensi, Dr dr Riri Andri Muzasti MKed(PD) SpPD-KGH FINASIM dari Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, partisipasi aktif dan pemahaman yang baik guna menjaga kesehatan pasien perlu dibangun agar kualitas hidup terjaga.
"Partisipasi aktif ini dimulai dengan deteksi dini fungsi ginjal, sekaligus membangun komunikasi, yaitu pasien, dokter dan keluarga yang mendampingi. Karena jika penyakit ginjal kronis telah memasuki stadium akhir, yaitu pada stadium 4 dan stadium 5, maka butuh usaha keras, biaya besar dan kesabaran yang tinggi saat menjalani terapi agar kualitas hidup layaknya orang sehat tetap terjaga", tutur Riri Andri Muzarti melalui bincang sehat secara live di Instagram Siloam Hospitals Medan, Jumat (01/03/2024).
Baca juga : Waspadai Penyakit Ginjal, Cara Pencegahan dan Gejalanya
Disampaikan dokter Riri Andri dihadapan puluhan nitizen yang mengikuti jalannya edukasi, pemahaman yang baik perlu dibangun pada pasien dan keluarga mengenai cara menjaga kesehatan seutuhnya meski telah menjalani cuci darah seumur hidup. Hal itu terkait pemahaman tentang penyakit ginjal, mengatur diet yang baik, cara minum obat secara teratur, cara menjalani terapi, serta beraktivitas fisik sesuai kondisi tubuh.
"Keluarga yang mendampingi ikut berperan penuh agar kualitas hidup pasien terjaga secara normal dan sehat, yakni beri dukungan aktif dan efektif, dan tentunya juga bagi pasien, yang harus secara teratur menjalani terapi dan menjaga pola makan secara benar sesuai kondisi tubuh", ungkap Riri menjelaskan.
Penderita gagal ginjal akut dan penyakit ginjal kronis, terutama pada stadium lanjut, membutuhkan terapi pengganti ginjal, salah satunya adalah terapi cuci darah. Pada gagal ginjal akut, terapi cuci darah dapat dilakukan beberapa kali (sementara). Hal tersebut berbeda dengan penyakit ginjal kronis tahap akhir yang harus menjalani terapi cuci darah (Hemodialisis) sepanjang waktu guna menjaga kualitas hidup sang pasien.
Baca juga : Kualitas Layanan JKN untuk Pasien Dialisis Dinilai Meningkat
"Karena itu, pengelolaan pasien dengan penyakit ginjal kronis mesti komprehensif, dimulai dari aspek medis, pertimbangan penilaian harapan hidup, tujuan, hingga target pengobatan pasien", tutur Riri Andri Muzasti mengingatkan.
Ketika ginjal mengalami gangguan, akan terdapat beberapa gejala umum yang akan dirasakan oleh penderita penyakit ginjal, di antaranya adalah
mual dan muntah, kulit gatal-gatal, tubuh terlihat pucat dan lemas. Selain timbulnya sesak nafas, beberapa bagian tubuh akan terlihat bengkak akibat mengumpulnya cairan tubuh yang disebabkan ginjal tidak mapu mengeluarkan urin.
Di sesi akhir edukasi, Riri menjelaskan beberapa langkah yang akan dilakukan dokter spesialis untuk mendiagnosis penyakit ginjal. Antara lain, tanya jawab dan pemeriksaan fisik, laju filtrasi glomerulus (GFR) dengan pemeriksaan kreatinin darah, tes urin dan tes darah lainnya yang diperlukan sehubungan komplikasi penyakit ginjalnya, tes pencitraan seperti USG, CT scan, serta MRI jika diperlukan, dan bopsi ginjal untuk mengetahui penyebab dan diagnosis pasti penyakit ginjal.
"Adapun pengobatan penyakit ginjal tergantung dengan penyebabnya. Ada beberapa cara mengobatinya yakni mengubah gaya hidup, obat-obatan, terapi pengganti ginjal seperti cuci perut (peritoneal dialisis) atau cuci darah (hemodialisis) dan yang paling efektif adalah dengan melakukan transplantasi ginjal", pungkas Riri.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Batu ginjal merupakan kondisi medis yang terjadi ketika mineral dan garam dalam urine mengkristal dan membentuk benda keras di dalam ginjal.
Rasa lelah ini tidak hilang meski sudah istirahat. Ginjal yang sakit gagal memproduksi hormon erythropoietin. Hormon ini penting untuk pembentukan sel darah merah.
Deteksi dini gejala batu ginjal diperlukan agar Anda dapat mengambil langkah pencegahan sebelum merembet jadi operasi batu ginjal.
Anda bisa menambahkan kale ke dalam salad, ditumis dengan bumbu, atau diolah menjadi smoothies.
Tim Andrews (67), Seorang pria asal New Hampshire, Amerika Serikat, kembali menjalani dialisis setelah berhasil hidup selama 271 hari dengan ginjal babi hasil rekayasa genetik.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved