Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WEBINAR internasional yang bertajuk "Development in Educational Technology from Various Countries" sukses digelar secara virtual pada Jumat (23/2). Acara ini merupakan kolaborasi antara Pusat Publikasi Nusantara dan Central Publishing dengan mengundang partisipasi dari mahasiswa, dosen, peneliti, dan akademisi dari berbagai belahan dunia.
Narasumber dalam webiner ini berasal dari berbagai negara, seperti Abdul Samad dari Central Publishing Pakistan, Aldha Williyan dari Pusat Publikasi Indonesia, Martin Flemming dari Azerbaijan, dan Kanoksak W dari Tiongkok. Tema utama yang diangkat adalah perkembangan teknologi pendidikan, dengan fokus pada bagaimana negara-negara tersebut mengadopsi inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Abdul Samad mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan telah membuat kemajuan signifikan dalam bidang teknologi pendidikan. Pemerintah Pakistan telah meluncurkan berbagai program pelatihan dan inisiatif kolaboratif dengan negara lain, terutama Tiongkok untuk memperluas akses pendidikan melalui teknologi.
Baca juga : Di Hadapan Rektor IPB, Jokowi Minta Akademisi Jangan Alergi dengan Teknologi AI
"Perkembangan teknologi pendidikan di Pakistan telah signifikan selama beberapa tahun terakhir. Dengan semakin banyaknya penggunaan teknologi, pendidikan telah menjadi lebih mudah diakses, terjangkau, dan menarik bagi para siswa. Adopsi teknologi di sektor pendidikan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga membuat pengajaran lebih efisien dan efektif," kata Samad melalui keterangannya, Rabu (28/2).
Pihak penyelenggara webinar yang diwakili oleh Abdurokhim Ridwan berharap acara ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang penggunaan teknologi pendidikan di berbagai negara. Mereka juga berharap acara ini dapat mempromosikan kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi pendidikan.
Ia mengatakan webinar ini memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana teknologi pendidikan dapat menjadi alat yang kuat dalam meningkatkan sistem pendidikan di berbagai negara.
"Dengan kolaborasi internasional dan adopsi teknologi yang tepat, harapannya adalah bahwa kualitas pendidikan di seluruh dunia dapat terus meningkat," ujarnya. (Z-6)
Menhan Pakistan Khawaja Asif sebut AS standar ganda: Harusnya tangkap PM Israel Netanyahu sebagai penjahat kemanusiaan, bukan culik Presiden Venezuela Maduro.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara atau two state solution saat melakukan kunjungan ke Islamabad
Indonesia saat ini merupakan salah satu dari enam mitra dagang terbesar Pakistan, bersaing dengan Qatar. Nilai perdagangannya mencapai lebih dari US$4 miliar.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 8,5%.`
Komdigi mencatat telah memblokir lebih dari 2,4 juta situs dan konten terkait judi online sepanjang periode 20 Oktober 2024 hingga 2 November 2025.
Dengan kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga legislatif, diharapkan peraturan perundang-undangan nasional dapat disusun lebih komprehensif dan humanis.
Pigai menilai, sinergi antara pemerintah dan kampus menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman HAM secara akademik dan praktis.
DUTA Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, melakukan pertemuan dengan sejumlah akademisi yang menetap di Montreal pada 3 September 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved