Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTISIPASI perguruan tinggi dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan nasional dibutuhkan sebagai bentuk komitmen institusi terhadap pengembangan ilmu hukum dan peningkatan kualitas regulasi nasional.
Dengan adanya kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga legislatif, diharapkan sebuah peraturan perundang-undangan nasional dapat disusun lebih komprehensif, humanis, dan sesuai dengan prinsip keadilan serta nilai-nilai Pancasila.
Demikian disampaikan Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof Adnan Hamid usai menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/11).
Agenda rapat tersebut membahas dan menerima masukan dari para pakar dan akademisi terkait Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Dalam kesempatan itu, Prof Adnan Hamid didampingi Prof Agus Surono selaku Ketua Program Doktor Ilmu Hukum UP sekaligus Ketua Tim Perancangan Masukan KUHAP dan Ella Silvia selaku Direktur Hukum dan Kesekretariatan UP.
Tim tersebut secara aktif memberikan pandangan akademik serta rekomendasi substantif guna memperkuat dasar hukum dan efektivitas pelaksanaan hukum acara pidana di Indonesia.
Adnan melanjutkan kegiatan ini juga sebagai wujud komitmen Tri Darma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian masyarakat melalui kontribusi pemikiran akademik dan proses pembentukan peraturan perundang-undangan khususnya rancangan KUHAP.
"Dengan semangat kolaborasi ini, kami berharap akan menghasilkan RUU KUHAP yang komprehensif, implementatif, dan menjadi bagian dalam supremasi hukum di Indonesia," tutup Adnan. (H-2)
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 8,5%.`
Komdigi mencatat telah memblokir lebih dari 2,4 juta situs dan konten terkait judi online sepanjang periode 20 Oktober 2024 hingga 2 November 2025.
Pigai menilai, sinergi antara pemerintah dan kampus menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman HAM secara akademik dan praktis.
DUTA Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, melakukan pertemuan dengan sejumlah akademisi yang menetap di Montreal pada 3 September 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved