Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

9 Orang Tewas dalam Bentrokan di Konsulat AS Karachi Pakistan

Andhika Prasetyo
02/3/2026 04:46
9 Orang Tewas dalam Bentrokan di Konsulat AS Karachi Pakistan
ilustrasi(Xinhua)

Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa yang berusaha menerobos Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan. Aksi tersebut dipicu oleh protes atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Kepala Pusat Trauma Rumah Sakit Sipil Karachi, Sabir Memon, menyampaikan bahwa sembilan jenazah pengunjuk rasa dengan luka tembak telah dibawa ke fasilitas medis tersebut. Selain itu, sebanyak 32 korban luka dirawat di rumah sakit yang sama, sementara delapan lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit swasta oleh keluarga mereka.

Dokter kepolisian, Summaiya Syed, menyebutkan bahwa dua anggota polisi turut menjadi bagian dari korban luka dalam insiden tersebut.

Kericuhan terjadi ketika ratusan demonstran bergerak menuju Konsulat AS di wilayah selatan Karachi. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan peringatan ke udara guna membubarkan massa.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebagian pengunjuk rasa berhasil memasuki kompleks konsulat, merusak jendela, serta membakar sebagian area resepsionis. Massa juga dilaporkan membakar pos pemeriksaan polisi di luar konsulat serta membakar ban di sekitar lokasi.

Aksi protes terkait perang Iran vs AS juga terjadi di beberapa kota lain, termasuk Lahore, di mana demonstran juga bentrok dengan aparat saat berupaya mendekati Konsulat AS. Di ibu kota Islamabad, pihak kepolisian menutup seluruh akses menuju kawasan diplomatik yang menjadi lokasi berbagai kedutaan besar asing, termasuk Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Provinsi Sindh yang beribu kota di Karachi membentuk komite investigasi untuk menyelidiki bentrokan serta korban jiwa yang jatuh. Pemerintah setempat juga menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut sekaligus mengimbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya