Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT degeneratif seperti diabetes, stroke, dan kanker menimpa banyak orang. Belum lagi penyakit terkait virus yang berhubungan dengan imunitas tubuh. Karenanya, masyarakat perlu menjaga kesehatan dan memanfaatkan produk berbahan dasar alam yang aman dan berkhasiat.
Itu disampaikan Dr. dr. Theresia Monica Rahardjo, Sp.An-TI., Subsp.TI(K), M.S.i., MM., MARS atau yang dikenal sebagai Dok Mo dalam seminar kesehatan bertema Channa striata, Moringa oleifera, dan Curcuma xanthorrhiza dalam pencegahan dan pengobatan diabetes, stroke, dan kanker. Seminar kesehatan yang dihadiri ratusan peserta itu digagas PT Wealth International Network (WIN) pada Jumat (15/12).
Dok Mo menyebut Channa striata, Moringa oleifera, dan Curcuma xanthorrhiza memiliki potensi tersembunyi yang dapat digunakan untuk mencegah dan membantu penyembuhan bagi pasien-pasien yang menderita penyakit-penyakit tersebut. Penjelasan juga disertai dengan bukti-bukti ilmiah berupa penelitian-penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan dalam jurnal berskala internasional, sehingga valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Baca juga: Sakit Tenggorokan tapi Ogah Minum Obat? Simak Tips Ini
"Channa striata terkenal memiliki kandungan albumin yang sangat penting sebagai antioksidan dan molekul pembawa," kata Dok Mo. Moringa oleifera memiliki manfaat sebagai antioksidan, antihiperglikemik, antiagregasi (antipenggumpalan darah) dan antikanker. Curcuma xanthorrhiza memiliki efek sebagai antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, dan antikanker. Pemberian kombinasi ketiganya memberikan efek mencegah dan mempercepat penyembuhan penyakit.
Menurutnya, Supahabu Alpha Plus ialah produk natural yang mengandung tiga bahan alami itu. Selain memperkuat imunitas tubuh serta mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit degeneratif, produk berbahan dasar alam itu dapat membantu menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan pencernaan, dan menjaga kesehatan kulit.
Baca juga: Temulawak Diklaim Bisa Membantu Cegah Stunting
Supahabu Alpha Plus diproduksi dengan standar internasional oleh pabrik yang telah terdaftar di FDA (Food and Drug Administration)/FDA registered facility. Produk ini juga telah lulus standar mutu nasional dan internasional.
Perwakilan direksi WIN Chen Maria mengatakan bahwa seminar kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat. Ia berharap seminar ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan produk berbahan dasar alam yang aman dan berkhasiat. (RO/Z-2)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami masalah kaki akibat kerusakan saraf dan aliran darah. Lakukan pemeriksaan kaki rutin untuk mencegah infeksi serius dan amputasi.
Kaki merupakan bagian tubuh yang paling rawan terluka karena fungsinya sebagai penumpu utama beban tubuh.
Pemahaman mengenai klasifikasi diabetes melitus sangat penting karena setiap tipe memiliki karakteristik dan penyebab yang berbeda.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa selama bulan Ramadan 2026.
Penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman asalkan melakukan persiapan yang tepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved