Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA menghadapi lonjakan kasus kanker. Pada 2020, tercatat 396.414 kasus baru dan 234.511 kematian, di mana kanker payudara sebesar 16,6% dan kanker serviks sebesar 9,2%. Dalam hal ini, deteksi dini sebagai upaya pencegahan menjadi penting untuk menurunkan angka kasus dan kematian.
Namun, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Eva Susanti mengungkapkan, berdasarkan pemantauan Kemenkes pada 2023, baru sebanyak 19% perempuan usia 30-50 tahun yang melakukan deteksi dini kanker serviks.
“Padahal, siapapun itu, mereka mendapatkan screening gratis untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara,” kata Eva dalam acara lokakarya yang diadakan Asia Pacific Women’s Cancer Coalition (APAC WCC) dengan Kemenkes, UNFPA dan Roche Indonesia di JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/11).
Baca juga: Menkes: Kanker Berpeluang 90% Sembuh jika Diketahui Sejak Dini
Menurut dia, saat ini lebih dari 103 juta perempuan di Indonesia berisiko terjangkit kanker rahim. Adapun, dari rata-rata 36 ribu yang terdiagnosis terkena kanker leher rahim setiap tahunnya, sebanyak 70% terdiagnosis di stadium tingkat lanjut.
“Kami mengupayakan untuk memantau teman-teman yang ada di lapangan terkait upaya memperbanyak jumlah masyarakat yang melakukan screening. Tapi tentu masi perlu didorong,” beber dia.
Baca juga: Hustle dan Lovepink Indonesia Galang Dana Untuk Penyandang Kanker Payudara
Adapun, saat ini Kemenkes telah menyediakan alat deteksi dini kanker payudara dan serviks berupa ultrasound yang tersedia di 10 ribu Puskesmas di Indonesia.
Selain itu, Kemenkes juga melakukan upaya edukasi dengan memasukkan beberapa penyakit penyebab kematian utama seperti kanker, ajantung dan stroke dala kurikulum sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi agar ada kesadaran sejak dini.
“Selain itu kami mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Sebenarnya ini cukup sulit jika dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah saja. Karenanya perlu kerja sama lintassektor agar pesan ini sampai ke masyarakat,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pihaknya menargetkan sebanyak 90% pasien kanker agar dapat dideteksi dini. Namun, Budi mengakui masih banyak hambatan yang terjadi di lapangan.
“Bahwa socioculture Indonesian population susah menerima kenyataan. Kalau screening takut ketahuan kanker. Tapi kan sebeanrnya itu adalah hal yang baik. Kalau tahu sekarang, daripada nanti,” ucap Budi.
Untuk itu, ia membutuhkan peran semua pihak, mulai dari organisasi hingga media massa untuk mempromosikan pentingnya deteksi dini kanker.
“Kita memprovide fasilitas dan sebagainya, tapi dari segi edukasi, kita perlu peran semua pihak, dan ini yang harus dilakukan bersama-sama,” tega Budi. (Z-10)
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
Penyakit infeksi dengan fatalitas tinggi seperti Virus Nipah menuntut kewaspadaan sejak gejala awal
Integrasi PET dan CT menghasilkan citra fusi komprehensif yang secara bersamaan mampu menampilkan fungsi sebagai hasil dari teknologi PET dan struktur sebagai hasil dari teknologi CT.
Kampanye ini bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema “Stronger in Awareness, Together in Detection”.
Pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berbeda dengan herediter, kanker familia terjadi bukan karena mutasi gen, melainkan karena anggota keluarga hidup dalam satu ekosistem yang sama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved