Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan kanker memiliki peluang kesembuhan hingga 90 persen jika diketahui sejak dini.
"Kalau ketahuan sejak dini, 90 persen bapak ibu hidup di dunia, kalau gak ketahuan, bapak ibu hidup di surga," katanya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR seperti dilansir dari Antara, Rabu (8/11).
Budi menyebutkan kanker payudara dan serviks menjadi kanker yang umumnya diderita oleh perempuan di Indonesia, sedangkan pada laki laki, umumnya menderita kanker paru-paru.
Dia menegaskan berbagai jenis kanker tersebut dapat dicegah, jika masyarakat mau melakukan skrining dan tidak malu atau takut dalam menghadapi kenyataan. "Di Indonesia, 70 persen pasien kanker meninggal, kenapa? karena ketahuannya di tahap lanjut, saya mau geser 70 persen itu jadi ketahuannya di tahap dini," ujarnya.
Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah berupaya melengkapi 1.000 Puskesmas di Indonesia dengan alat ultrasonografi (USG) untuk dapat mendeteksi adanya potensi kanker. Lebih lanjut, Menkes mengatakan pihaknya juga akan melengkapi 514 kabupaten/kota di Indonesia dengan CT Scan, guna melakukan skrining kanker paru-paru.
Baca juga:
> Hustle dan Lovepink Indonesia Galang Dana Untuk Penyandang Kanker Payudara
> Menkes Instruksikan Rumah Sakit Gencarkan Deteksi Dini Kanker
Selain itu, Kemenkes juga sedang mengusahakan untuk melengkapi mammografi di 500 kabupaten/kota di Indonesia sebagai upaya penanganan lebih lanjut, jika ditemukan adanya kanker setelah melalui proses USG.
"Breast cancer ketahuan pake mammografi, dua tahun lagi semua kabupaten/kota ada mammografi. Bapak ibu pastikan, kalau ada indikasi kanker setelah USG ke rumah sakit, tes mammografi. Gak usah takut deteksi dini, sembuh," tegasnya.
Untuk memperkuat imunitas anak perempuan terhadap sel kanker serviks, Kemenkes juga melakukan vaksinasi HPV kepada anak saat menginjak kelas lima SD. Upaya tersebut turut dilengkapi dengan skrining melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan pap smear.
"Bapak ibu gak usah khawatir, kanker itu curable dengan teknologi sekarang, yang penting ketahuan sejak dini, harus gak takut menerima kenyataan," kata Budi. (Z-6)
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Sekitar 30 persen kasus kanker diketahui dapat kambuh dalam lima tahun pertama setelah pasien dinyatakan remisi, terutama jika kontrol kesehatan tidak dilakukan secara rutin.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Peneliti Universitas Southampton kembangkan antibodi inovatif yang mampu memicu sel T menyerang kanker lebih agresif. Simak teknologi baru di balik imunoterapi ini.
Profil Kevin Keegan, legenda sepak bola Inggris dan peraih dua Ballon d'Or yang baru saja didiagnosa kanker. Simak perjalanan karier 'King Kev' dari Liverpool hingga Newcastle.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa super flu bukanlah virus baru.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan super flu influenza A (H3N2) bukan penyakit mematikan seperti Covid-19. Gejalanya mirip flu biasa dan dapat ditangani dengan imunitas tubuh yang baik
Potensi ini didukung oleh berkembangnya kualitas tenaga medis, kemajuan teknologi estetika, dan kekayaan bahan herbal Nusantara yang dapat dimanfaatkan untuk riset dan inovasi.
Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan setiap rumah sakit baru di tingkat kabupaten/kota dilengkapi perangkat medis berteknologi tinggi.
Prabowo membeberkan alasan keinginannya agar pembengunan rs ke depan seperti RS Kardiologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved