Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU pada pendidikan anak usia dini (PAUD) berperan penting dalam pembentukan karakter dan kesehatan dasar anak sejak dini pada proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan berdaya saing.
"Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai perkembangannya. Ketersediaan guru PAUD yang memiliki kompetensi dan pengetahuan pada pendidikan karakter dan kesehatan dasar anak sangat dibutuhkan," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/9).
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terdapat 46,93 ribu guru Satuan PAUD Sejenisnya (SPS) pada semester ganjil Tahun Ajaran (TA) 2022/2023. Saat ini anak yang bersekolah di jenjang PAUD sekitar 6,72 juta anak.
Baca juga: Demensia dan Alzheimer Ancam Kejahteraan Hidup, Cegah sejak Dini
Menurut Lestari, pemenuhan kompetensi dan jumlah guru PAUD merupakan salah satu langkah yang harus dipenuhi dalam upaya pembangunan SDM yang berdaya saing. Di usia PAUD, ujar Lestari, merupakan periode emas dalam pembentukan karakter dan intervensi untuk mewujudkan peningkatan daya tahan tubuh yang sangat penting bagi perjalanan hidup setiap anak di masa datang.
Karena itu, Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat dibutuhkan guru-guru PAUD yang memiliki kompetensi dan pengetahuan yang memadai berkaitan dengan tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun mental. Dalam upaya mengatasi stunting, semisal, tambah Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR dari Dapil II Jawa Tengah, guru-guru PAUD dapat berperan aktif dalam sosialisasi kepada para orangtua agar membiasakan anaknya mengonsumsi makanan bergizi sejak dini.
Baca juga: Indonesia Menginginkan Pemimpin yang Beradab dan Berakhlak Mulia
Demikian juga, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, dengan langkah-langkah strategis lain seperti pentingnya upaya pemenuhan vaksinasi dasar bagi anak usia PAUD dan penanaman budi pekerti sejak dini. Dengan peran guru PAUD yang strategis itu, Rerie berharap berbagai upaya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru PAUD bisa menjadi perhatian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
Selain itu, tambah Rerie, masyarakat, baik komunitas maupun orangtua, juga sangat diharapkan peran aktifnya dalam proses pembangunan SDM nasional yang berkarakter kuat dan tangguh di masa datang. (Z-2)
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan redistribusi guru sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan mutu pembelajaran
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan ekosistem digital demi mendukung kreativitas anak bangsa.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
DALAM menghadapi ketidakpastian politik internasional, Indonesia harus konsisten mempertahankan sikap sebagai pendukung perdamaian abadi, sesuai amanat konstitusi.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat soroti rendahnya nilai TKA SMA (Matematika 36,10). Desak perbaikan sistem pendidikan & fokus nalar kritis.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved