Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Konsistensi membangun pemahaman terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang dalam keluarga merupakan langkah strategis demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berdaya saing.
"Pemenuhan kebutuhan dasar setiap warga negara, seperti kecukupan gizi dan nutrisi seimbang bagi para remaja, harus menjadi perhatian serius dan membutuhkan konsistensi para pemangku kepentingan di negeri ini dalam pelaksanaannya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/5).
Hasil survei Pemprov Jawa Barat menemukan bahwa 40% remaja putri di Jawa Barat, mengidap anemia. Bila kondisi itu berlanjut ketika menikah akan berisiko melahirkan bayi stunting atau kekurangan gizi.
Baca juga : Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting Harus Fokus Atasi Faktor Penyebab
Sementara itu data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada 2021 melaporkan pengeluaran keluarga untuk konsumsi rokok tiga kali lebih banyak daripada pengeluaran untuk belanja protein. Belanja rokok pada rumah tangga miskin sebesar 11,9% dari pengeluaran bulanan mereka.
Kondisi tersebut, ujar Lestari, memperlihatkan belum terbangunnya pemahaman yang utuh terkait penting kecukupan gizi dan nutrisi bagi para anggota keluarga di Indonesia.
Di daerah yang sumber pangannya berlimpah seperti Jawa Barat misalnya, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, hampir setengah populasi remaja putrinya mengidap anemia. Sedangkan secara umum pada keluarga yang berpenghasilan terbatas, pemenuhan gizi tidak menjadi prioritas.
Baca juga : Langkah Strategis Akselerasi Pencapaian Target Prevalensi Stunting Harus Direalisasikan
Gerakan untuk membangun pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi seimbang, tegas Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus segera diwujudkan, agar upaya intervensi kecukupan gizi balita, remaja hingga ibu hamil dapat direalisasikan sesuai target.
Tanpa pemahaman yang cukup, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya memberi asupan gizi seimbang di berbagai tingkat pertumbuhan balita akan sulit untuk diwujudkan. Padahal, tambah Rerie, upaya perbaikan gizi balita, remaja dan ibu hamil membutuhkan waktu dan konsistensi.
Rerie sangat berharap para pemangku kebijakan juga mengarahkan perhatian yang serius pada sektor hulu dalam penanganan kasus-kasus stunting di tanah air.
Baca juga : Gerakan Peningkatan Gizi Masyarakat Percepat Cetak Anak Bangsa yang Tangguh
Sehingga gencarnya upaya intervensi gizi pada bayi dan balita, tegas dia, harus dibarengi dengan sosialisasi masif dan konsisten untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kecukupan gizi yang seimbang sejak usia dini, remaja, hingga ibu hamil untuk menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing di masa depan. (RO/Z-7)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved