Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan desa. Hal tersebut disampaikan Ibas dalam kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis Reses Ramadan Religi di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII, Minggu (1/3).
Mengusung tema “Perempuan Tangguh, Berdaya, dan Keluarga Sejahtera”, Ibas menyebut bahwa kaum perempuan memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat desa.
"Data BPS menunjukkan lebih dari 64 persen pelaku UMKM adalah perempuan. Ini adalah kekuatan besar dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata desa yang kini menjadi sektor strategis daerah," ujar Ibas, melalui keterangannya, Minggu (1/3).
Ibas merumuskan empat komitmen utama untuk mentransformasi peran perempuan di desa. Pertama, penguatan ekonomi melalui akses permodalan dan digitalisasi UMKM. Kedua, pengawalan program penurunan stunting melalui edukasi gizi di Posyandu.
Ketiga, peningkatan literasi digital agar produk unggulan desa mampu bersaing di pasar nasional. Terakhir, penguatan nilai Empat Pilar MPR RI sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
"Jika perempuan kuat, maka keluarga kuat. Jika keluarga kuat, bangsa ini akan kuat," kata Anggota Komisi VI DPR RI itu.
Dalam sesi dialog terbuka, para peserta menyampaikan berbagai tantangan di lapangan, mulai dari perlunya bimbingan teknis bagi pelaku usaha makanan khas Ponorogo hingga penyediaan ruang promosi di kawasan wisata strategis seperti Benteng dan Museum Trinil.
Merespons hal tersebut, Ibas menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang inklusif. Menurutnya, masyarakat lokal tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi pelaku utama ekonomi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.
"Pengembangan UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan, berbasis kebutuhan daerah, dan diperkuat melalui branding serta promosi kreatif agar produk lokal kita mampu menembus pasar nasional," tambahnya.
Menutup sambutannya, Ibas mengajak seluruh elemen perempuan untuk menjadikan bulan suci Ramadan sebagai "sekolah karakter" yang membentuk integritas dan solidaritas sosial. Mengutip semangat RA Kartini, ia berharap Ramadan tahun ini menjadi titik balik keberanian bagi perempuan desa untuk lebih berdaya secara ekonomi dan sosial. (E-4)
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya sistem jaminan kesehatan nasional.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai usulan kenaikan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7% terlalu tinggi dan berpotensi memberatkan partai politik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
KECUKUPAN gizi anak tidak dapat diukur hanya dari rasa kenyang.
Aksi yang digelar untuk Hari Gizi Nasional tersebut juga diisi edukasi program Isi Piringku dari Kemenkes.
Kegiatan dikemas dalam format talkshow, workshop, dan nonton bareng, dengan melibatkan para ibu rumah tangga sebagai peserta aktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved