Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG-ORANG dengan gen yang membuat lebih cenderung memiliki kolesterol (HDL) tinggi dan tekanan darah tinggi berisiko lebih besar terkena penyakit Alzheimer. Hal itu terungkap dalam sebuah studi baru dalam jurnal JAMA Network Open.
Untuk keperluan studi, para peneliti seperti dikutip dari WebMD, Sabtu (27/5), menggunakan data dari 39.106 orang dengan Alzheimer dan 401.577 orang lainnya yang tidak dan digunakan untuk perbandingan dalam analisa.
DNA yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari European Alzheimer & Dementia Biobank, yang mencakup data dari orang-orang di 11 negara Eropa.
Baca juga: Waspada, Peneliti Harvard Ungkap Kualitas Udara Buruk Sebabkan Demensia
Para penulis studi mengakui kurangnya keragaman di antara orang-orang dalam penelitian tersebut membatasi temuan tersebut.
Penyakit Alzheimer adalah jenis demensia yang paling umum. Menurut Mayo Clinic, otak pasien Alzheimer menyusut dan sel-sel otaknya mati. Kemunduran yang terus-menerus memengaruhi pemikiran, perilaku, keterampilan sosial, dan kemampuan untuk berfungsi secara mandiri.
Para peneliti di seluruh dunia bekerja untuk mengungkap penyebab demensia dan banyak penelitian telah mengaitkan penyakit progresif dengan genetika dan gaya hidup yang dapat dimodifikasi.
Baca juga: Ini Cara Menjauhkan Otak dari Kepikunan Saat Lansia
Ahli Alzheimer di University of Texas Sudha Seshadri, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengatakan penelitian ini berdasarkan konteks kebutuhannya sendiri.
Menurut dia, fakta HDL yang lebih tinggi, meningkatkan beberapa kekhawatiran tentang demensia.
Kolesterol HDL yang lebih tinggi dapat melindungi orang dari masalah jantung, dan pada gilirannya mereka hidup lebih lama dengan lebih banyak waktu untuk berkembangnya demensia.
"Ini penelitian yang perlu direplikasi dan dipahami dengan lebih baik. Ini tentu menarik. Tapi itu hanya satu informasi," kata dia kepada CNN. (Ant/Z-1)
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Meski sulit menolak hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang, menjaga pola konsumsi tetap menjadi kunci utama untuk menghindari lonjakan kolesterol.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
MENJELANG momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola makan sebagian masyarakat cenderung berubah.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 oleh Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hanya 3,6% pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target LDL-C yang ideal.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved