Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berkualitas berlandaskan pengetahuan, iman, dan karakter. Bagi Ukrida hal ini merupakan panggilan sebagai peran strategisnya dalam agenda besar untuk ikut mencerdaskan bangsa.
Untuk mendukung upaya tersebut, Ukrida menjalin kemitraan dengan berbagai pihak seperti lembaga pendidikan, sekolah, yayasan, serta sesama perguruan itnggi. Ukrida menilai masih banyak potensi kerja sama yang dapat disinergikan dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Kali ini, Ukrida melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Odysee Education Indonesia sebagai wujud konkret upaya peningkatan pendidikan dan tenaga pendidik yang berkualitas. Penandatanganan dilakukan Rektor Ukrida Wani Devita Gunardi dan Direktur Utama Odysee Education Indonesia, Lim Christiano Alfin, Kamis (4/5) di Kampus I Ukrida.
Kerja sama ini diinisiasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ukrida sehubungan dengan tenaga pengajar Sastra Inggris, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penjajakan ke arah kolaborasi oleh Unit Kemitraan dan Hubungan Internasional Ukrida, yang sekaligus memfasilitasi acara penandatanganan MoU ini.
"Kami yakin melalui jalinan kerja sama ini kita mampu melahirkan berbagai program kerjasama yang berdampak positif bagi pengembangan, profesionalitas tenaga pengajar yang berkualitas dan berkarakter baik. Ini akan menjadi investasi kita bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya insani Indonesia," ungkap Wani Devita dalam keterangan yang diterima, Sabtu (6/5).
Direktur Utama Odysee Education Indonesia juga mengapresiasi terwujudnya gagasan kolaborasi dan mengapresiasi proses penjajakannya dalam waktu yang relatif singkat. "Pendidikan merupakan 'ibu' dari segalanya. Saya berharap kolaborasi ini berlanjut dalam pengembangan sumber daya manusia pengajar," ujar Lim Christiano.
Selesai penandatanganan MoU, digelar diskusi tindak lanjut kerja sama yang dilakukan dengan dipandu Kepala Unit Kemitraan dan Hubungan Internasional Ukrida, Athriyana S Pattiwael. Dalam diskusi, Lim Christianto menyatakan poin penting kolaborasi ini adalah pengembangan platform e-learning bersama Ukrida, diantaranya meliputi layanan pelatihan, sertifikasi, dan lainnya bagi guru-guru sekolah.
Sedangkan Pjs. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ukrida, Lambok D.R. Tampubolon menyebut ada dua hal yang bisa menjadi potensi kerja sama dengan FEB. Pertama, dukungan untuk peningkatan kapasitas dosen dalam melaksanakan pengajaran dalam Bahasa Inggris karena FEB Ukrida akan membuka kelas internasional. "Kedua, kolaborasi sebagai narasumber dalam pelatihan bagi guru-guru dan siswa, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Psikologi Ukrida, William Gunawan menawarkan potensi kerja sama dengan Odysee melalui kesempatan magang bagi mahasiswa Fakultas Psikologi Ukrida, sebagai calon guru potensial yang bisa direkrut oleh sekolah-sekolah. Penawaran kerjasama lainnya adalah pelaksanaan program intervensi karier Sukses Setelah Sekolah (3S), dan Literasi Dasar Kesehatan Mental bagi siswa-siswi SMP dan SMA
Kepala Unit Pengembangan Materi dan Inovasi Pembelajaran Ukrida, Olfien Wilsyie Riruma menambahkan tentang kemampuan mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi tidak merata. Karena itu, diperlukan informasi yang komprehensif dari mitra Odysee Education Indonesia, dalam hal pelaksanaan survei tingkat kemampuan siswa/i Sekolah Menengah guna menyusun metode pembelajaran yang sesuai melalui media dan content yang mudah dipahami.
Ukrida sebagai salah satu kampus Kristen terbaik di Indonesia, melalui nilai-nilai LEAD yang mendasari motto Lead to Impact terus ditingkatkan dalam karyanya melalui kolaborasi kemitraan demi membentuk calon-calon pemimpin perubahan demi kemajuan pendidikan di Indonesia. (RO/R-2)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved