Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasaraharja berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia mendukung program Mudik Gratis BUMN 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.
“Jasaraharja mendukung program Mudik Gratis BUMN 2023 menggunakan kereta api dan bus yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini," kata Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasaraharja Munadi Herlambang.
Munadi menjelaskan program mudik gratis ini juga diberikan kepada masyarakat penyandang disabilitas yang diberangkatkan dengan menggunakan bus dan kereta api.
Baca juga : KADIN-Polresta Bogor Kota Gelar Mudik Gratis, Ponco Pamungkas: Biar Semua Merasakan Kebahagiaan
“Sebanyak 19 orang berangkat menggunakan kereta api dan bus 18 orang. Mereka (Disabilitas) diberangkatkan bersama pendampingnya masing masing,” jelas Munadi saat meninjau pemberangkatan pemudik melalui Stasiun Pasar Senen, Minggu (16/4).
Untuk mudik gratis 2023 bersama BUMN, dikatakan Munadi, PT Jasaraharja sendiri memiliki kuota sebanyak 18.800 pemudik yang diberangkatkan menuju 200 kota di berbagai propinsi antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Gorontalo.
Baca juga : Wakil Bupati Berangkatkan 10 Bus Mudik Gratis Bagi Warga Klaten di Jabodetabek
Kesempatan mudik gratis ini banyak dimanfaatkan para penyandang disabilitas termasuk Zubayri. Pemudik dari Jawa Tengah ini mengaku sangat senang karena dapat mudik bersama keluarga dengan adanya program dari BUMN tersebut
“Alhamdulillah berkat pak Munadi Herlambang semua program mudik gratis dari BUMN ini bisa meringankan biaya tranportasi yang saya dan keluarga keluarkan untuk bisa mudik,” jelas Zubayri.
“Kalau tidak ikut ini harus mengeluarkan uang sekitar Rp 1 juta. Karena ada ini uangnya bisa digunakan untuk berbagi ke sanak saudara disana," katanya.
Hal senada juga diungkapkan pemudik lainnya, Listiani (27) yang mengaku merasa terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut.
"Saya mudik ke Semarang, program ini bisa membantu pemudik terutama kami penyandang disabilitas, semoga setiap tahun selalu diadakan pemerintah," katanya.
Sebanyak 67.223 kursi disediakan bagi para perantau untuk kembali kekampung halaman mereka melalui Program mudik gratis bersama BUMN.
“Dari jumlah tersebut sebanyak 48.743 diberangkatkan menggunakan 1.081 armada bus. Sedangkan sebanyak 15.658 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 30 kereta api dan sebanyak 2.562 pemudik diberangkatkan menggunakan 6 kapal laut,” lanjut Munadi Herlambang. (RO/Z-5)
MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan puluhan ribu tiket disiapkan untuk mudik gratis lebaran 2026.
Mudik Gratis Lebaran 2026 resmi dibuka! Cek jadwal pendaftaran Kemenhub, BUMN, dan Pemprov serta syarat lengkapnya di sini.
Kemenhub kembali mengadakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Pemerintah menyiapkan 78 ribu kursi untuk kapal laut dan kereta api. Sedangkan untuk angkutan darat, disediakan 401 unit bu
PROGRAM mudik gratis kembali dibula oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Lebaran 2026
Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar mudik Lebaran gratis tahun ini. Kuota dipastikan meningkat seiring kolaborasi dengan berbagai pihak, pendaftaran disiapkan lebih transparan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhu) menyediakan 75 unit bus untuk mengangkut 3.090 penumpang dan 2 unit truk untuk mengangkut 60 sepeda motor.
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved