Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI tantangan siap menghalangi anda saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Seperti tubuh yang terasa lemas hingga rasa kantuk yang sulit tertahankan. Cara hidup kesehatan holistik disebut mampu mengatasi kedua kendala itu.
"Gaya hidup holistic wellness sebenarnya juga selaras dengan tujuan dari puasa Ramadan itu sendiri, yaitu mencapai keseimbangan tubuh, emosi, pikiran, dan energi di dalam diri," kata Vice President of Business Innovation & Development ParagonCorp, Alfia Wardah dalam siaran resminya, Jumat (7/4).
"Dengan menjalankan gaya hidup kesehatan holistik yang bermakna sehat secara menyeluruh, diharapkan tubuh bisa tetap terjaga fit sehingga ibadah dapat lebih dijalankan dengan lebih optimal dan aktivitas sehari-hari pun menjadi tidak terganggu meski sedang berpuasa."
Baca juga: Ini Tips Berpuasa Aman dan Sehat bagi Penderita Diabetes
Berikut lima kiat agar tidak mudah mengantuk dan tubuh tetap fit selama berpuasa Ramadan ala Beyondly.
Baca juga: Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Berpuasa Agar tidak Terjadi Komplikasi
Sahur bisa diibaratkan sebagai pondasi yang dibutuhkan tubuh untuk bisa menjalankan puasa dengan lancar seharian penuh. Menjalankan puasa tanpa sahur dapat menyebabkan kadar gula darah pada tubuh menjadi semakin rendah sehingga jadi lebih mudah mengantuk.Selain itu, pastikan konsumsi makanan bernutrisi seimbang saat sahur seperti daging, sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, serta sumber protein lainnya yang cenderung lambat dicerna oleh tubuh.
Puasa bukan alasan tidak berolahraga. Sebaliknya olahraga ringan sangat dianjurkan selama menjalankan puasa Ramadan, sehingga tubuh lebih bugar dan tak mudah mengantuk. Beberapa jenis olahraga yang dilakukan selama Ramadan seperti berjalan kaki atau bersepeda santai dengan durasi 30 menit sebanyak tiga sampai lima kali seminggu setelah sahur.
Rasa kantuk saat berpuasa memang sulit terhindarkan, karena tubuh akan mengalami kekurangan cairan akibat tak minum seharian. Dalam sehari, manusia butuh dua hingga tiga liter air atau setara dengan sekitar delapan gelas sehari. Agar kamu terhindar dari rasa kantuk saat berpuasa, cobalah jadwal minum dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Perlu diperhatikan, hindari konsumsi minuman seperti kopi dan soda di antara waktu berbuka dan sahur karena dapat membuat tubuh lemas dan semakin mengantuk ketika berpuasa.
Pastikan jangan sampai waktu tidur selama bulan Ramadan menjadi kurang dari empat jam setiap harinya. Buatlah suasana kamar menjadi nyaman untuk tidur dengan mengatur penerangan yang lebih redup, serta suhu ruangan menjadi lebih sejuk setiap sebelum tidur.
Saat berbuka puasa, hindari makan terlalu banyak. Pasalnya akan membuat tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk. Untuk menjaga makan agar tak berlebihan ketika berbuka, diffuse Beyondly Ignite Up Blend Essential Oil dengan kandungan Clove Bud, Lemon, Cinnamon Bark, Peppermint, dan Nutmeg Essential Oil 30 menit sebelum berbuka puasa. (Ant/Z-3)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved