Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIH makanan yang tepat saat sahur berpengaruh pada kondisi stamina selama puasa. Hal itu diungkapkan pakar nutrisi Widya Fadila.
Agar tetap berenergi selama puasa, Widya menyarankan agar memilih makanan berkarbohidrat kompleks saat sahur untuk menghindari gula darah meningkat drastis.
"Sediakan karbohidrat kompleks seperti campuran ubi atau beras merah, hindari karbohidrat berbahan gluten," kata Widya, dikutip Minggu (2/4).
Baca juga: Abaikan Sahur Dapat Menambah Berat Badan, Kok Bisa?
Beberapa pangan kategori karbohidrat berbahan gluten antara lain adalah gandum, roti, pasta, dan sereal. Sedangkan beras putih tidak berbahan dasar gluten namun memiliki kandungan gula yang cukup tinggi dibanding beras lain.
"Beberapa orang saat puasa akan mengalami kembung dan GERD, bisa jadi terlalu banyak makan karbohidrat berbahan gluten yang meningkatkan glukosa lambung," ujar Widya.
Widya menjelaskan makanan berprotein tinggi sangat berpengaruh saat berpuasa karena mampu memberikan asupan energi lebih stabil dan rasa kenyang yang lebih lama.
Baca juga: Hindari Tiga Makanan Ini Saat Sahur untuk Puasa Lebih Nyaman
Selain memberi kebutuhan gizi dan energi, protein juga membantu menghindari penyusutan massa otot yang dapat terjadi saat berpuasa.
Kombinasi antara protein hewani dan nabati seperti daging ayam, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan seperti kacang polong atau kacang merah sangat dianjurkan.
"Jangan hanya daging ayam saja, namun kombinasi dengan protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan," ungkap Widya.
Selain itu, pilihlah pangan yang mengandung lemak sehat yang alami seperti dari buah alpukat dan biji-bijian.
Widya menyebut lemak sehat dapat membantu penyerapan mineral, vitamin A, D, dan E lebih maksimal.
"Saya harus menyebutkan lemak sehat ya, kalau saya hanya sebut lemak akan diasumsikan segala jenis lemak itu bagus untuk dikonsumsi," jelas dia.
Widya menganjurkan untuk menghindari pangan lemak-lemak jahat yang sering dikonsumsi saat berpuasa seperti berbagai jenis gorengan hingga kental manis. (Ant/Z-1)
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Rasa lapar saat puasa berkaitan erat dengan komposisi menu sahur.
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Kopi berefek diuretik. Bikin sering kencing dan kekurangan cairan jika seharian tidak minum.
Komposisi dan porsi makanan saat sahur berpengaruh langsung terhadap kestabilan gula darah seseorang.
Strategi memperbanyak karbohidrat sederhana saat sahur bukanlah cara yang tepat karena justru memicu rasa lapar lebih cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved