Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Karjono menegaskan Purna Paskibraka Duta Pancasila merupakan Role Model yang harus selalu berpedoman pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Bhineka Tunggal Ika dan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya bagian Paskiraka itu sudah tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 51 tahun 2022 tentang Program Paskibraka.
“Dalam pasal satu perpres 51 tahun 2022 dimandatkan bahwa Paskibraka merupakan kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila,” ujarnya saat memberikan pembekalan di Gedung Sarbini Cibubur, Kamis (2/3).
Tidak hanya itu, ia menjelaskan ikrar Paskibraka yang di ucapkan para Calon Paskibraka pada saat pengukuhan
“Adik-adik Paskibraka apakah ingat dengan ikrar janji kalian?
Aku mengaku, bahwa Aku adalah makhluk Tuhan Sang Maha Pencipta, dan bersumber pada-Nya.
Aku mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
Aku mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia.
Aku mengaku, bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berlandaskan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
kemudian dilanjutkan berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan Ideologi Pancasila, dan satu Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Ber-kebhinekaan dalam kesatuan budaya bangsa.
hingga yang terakhir, demi kehormatanku sebagai kader bangsa, Aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pemgakuan ini dalam karja hidupku sehari-hari.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta innayah-Nya ”, tegasnya.
Baca juga : BPIP; Desa Adat Bangkala di Bali Penuh Nilai Kemanusiaan dan Berkeadilan
Ia juga memaparkan sejarah Paskibraka yang digagas oleh Bung Karno pada 1946 dengan meugaskan Ajudanya Mayor (Purn) Husein Mutahar untuk mencari Pemuda Pemudi dari seluruh penjuru Indonesia.
"Karena keterbatasan pada tahun 1946 jumlah Paskibraka sejumlah 5 orang yang terdiri dari 3 Pria dan 2 Wanita, kemudian pada tahun 1967 terdapat Inovasi Formasi yaitu 17 orang Pengiring (Pemandu), 8 orang Pembawa Bendera (Inti), dan 45 orang Pengawal, hal ini menunjukan simbol Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," Ujarnya.
Disamping hal tersebut, Karjono juga menyampaikan tips tips menjadi generasi muda yang Benar dan Pintar, "seluruh Purna Paskibraka yang hadir disini wajib meningkatkan Iptek dan Iptaq, saya yakin seluruh peserta yang hadir adalah Adik-adik yang Pinter dan Bener"
Dalam acara pembekalan tersebut turut hadir, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Rima Agristina, Direktur Evaluasi Edi Subowo, Direktur Pengendalian Fahrurozi, dan Para Kakak Pembina dan Pengurus DPPI. (RO/OL-7)
Sebagai bentuk apresiasi, Aliah dan Bianca juga menerima beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta serta perawatan eksklusif dari MS Glow Beauty selama satu tahun penuh.
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) turut andil dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Bagi para anggota Paskibraka, tugas di HUT ke-80 RI menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum kebangsaan.
Selepas khidmatnya Upacara Detik-Detik Proklamasi, halaman Istana Merdeka Jakarta kembali menjadi saksi momen bersejarah pada peringatan HUT ke-80 RI.
Presiden RI Prabowo Subianto mencium bendera Merah Putih sebelum diserahkan kepada Paskibraka pada Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia.
Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) rencananya akan dilakukan sebelum 17 Agustus.
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved