Kamis 12 Januari 2023, 13:45 WIB

Pendidikan Seks Sejak Dini Bisa Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Pendidikan Seks Sejak Dini Bisa Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Mother Mag
Ilustrasi

 

PEMERHATI anak Retno Listyarti, yang juga mantan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengatakan memberikan pendidikan seks sejak dini bisa melindungi buah hati dari kejahatan seksual.

"Pendidikan seks bukan hal yang tabu, tapi perlu dilakukan demi melindungi anak-anak dari kejahatan seksual," kata Retno, yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, dikutip Kamis (12/1).

Pendidikan seks penting dilakukan, kata Retno, sebab kerap anak tidak paham bahwa dirinya sedang dilecehkan atau dicabuli oleh orang dewasa yang dikenalnya.

Baca juga: Polisi Diminta Usut Dugaan Pelecehan terhadap Korban Penculikan

Retno mengatakan pendidikan seks bisa dimulai sejak anak-anak masih kecil, bahkan ketika anak baru mulai lancar berbicara.

Orangtua dapat memberikan pendidikan seksual dengan cara menyebutkan alat kelamin laki-laki dan perempuan dengan nama yang benar, penis untuk laki-laki dan vagina untuk perempuan.

"Ketika memandikan anak, (pendidikan seks) itu bisa dilakukan, sambil bilang bagian mana di tubuhnya hanya dia yang boleh pegang dan lihat," kata Retno.

Ajari anak bahwa bila ada orang yang mau memegang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh dilihat atau dipegang, itu adalah perbuatan jahat yang harus dilaporkan kepada orangtua.

Retno mengatakan orangtua juga perlu mengajarkan apa bedanya sentuhan sayang dan sentuhan nakal.

"Sentuhan sayang itu ketika ibu memeluk. Kalau sentuhan nakal, ketika memeluk sambil meraba dada atau pantat (dubur)," ujar dia.

Lebih lanjut, orangtua diminta ]menjelaskan kepada anak bahwa ada bagian tubuh yang tidak boleh dilihat orang lain artinya sama saja dengan tidak boleh membiarkan bagian tubuh itu dipotret oleh orang lain.

Menekankan hal ini penting, sebab ada banyak kekerasan seksual yang dilakukan secara daring, misalnya oleh pacar.

Kekerasan seksual secara daring bisa melahirkan ancaman-ancaman lain, misalnya ancaman foto bugil disebarkan yang membuat anak jadi tunduk untuk melakukan apa pun yang diminta si perundung.

Untuk anak-anak yang menginjak usia remaja, seperti anak di atas 13 tahun, pendidikan seks yang harus diberikan meliputi kesehatan reproduksi.

"Kalau anak sudah mulai mengenal lawan jenis, maka disitulah pendidikan kesehatan reproduksi harus mulai diajarkan pada
anak-anak kita," katanya.

Retno meminta orangtua untuk mengajarkan anak terkait dampak berhubungan seks di usia anak, juga dampak buruk serta risiko hamil pada anak. (Ant/OL-1)

Baca Juga

medcom.id

Simak! Tindak Penanganan Pertama pada Keseleo atau Terkilir

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:55 WIB
Keseleo umumnya terjadi pada area yang aktif melakukan pergerakan, misalnya pergelangan kaki atau belakang...
HO

Mengenal Sosok ONIC Vior Dan Kecintaannya Pada Mobile Legends

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:45 WIB
GAME Multi-player Online Battle Arena (MOBA) selalu identik dimainkan kaum pria, tak terkecuali di dunia...
medcom.id

Penyebab Cedera ACL dan Cara Penanganannya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 26 Januari 2023, 23:45 WIB
Cedera ini dapat mengganggu kemampuan gerak tubuh manusia, akibatnya, aktivitas secara total dapat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya