Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR rob kembali melanda sebagian besar wilayah Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono mengatakan banjir rob di Pantura bukan disebabkan oleh degradasi tanaman mangrove.
"Jadi banjir rob itu terutama disebabkan oleh perubahan cuaca yang ekstrem di akhir-akhir ini. Itu tidak ada kaitannya dengan ada atau tidaknya mangrove," kata Hartono saat dihubungi, Senin (26/12).
Hartono menjelaskan dengan adanya degradasi mangrove maka akan membuat banjir rob semakin berbahaya.
"Tetapi dengan tidak adanya mangrove, rob itu menjadi semakin berbahaya karena tidak ada perlindungan bagi pantai dan daratan di belakang garis pantai," tuturnya.
Baca juga: Banjir Rob di Demak dan Pekalongan Meluas Tutup Akses Jalan
Ia menjelaskan dampak perubahan iklim merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir rob.
"Dampak-dampak langsung dari perubahan iklim saya kira dengan suhu yang semakin memanas, kemudian es di kutub makin banyak mencair maka terjadi perubahan cuaca dan iklim mulai dari suhu dan kecepatan angin yang keduanya berkaitan langsung dengan terjadinya gerhana air laut termasuk rob itu," pungkasnya.(OL-5)
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Selain untuk rehabilitasi mangrove, alat yang telah terdaftar sebagai paten sederhana sejak September 2025 ini juga dapat difungsikan untuk penanaman tanaman lumpur lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved