Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR rob kembali melanda sebagian besar wilayah Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono mengatakan banjir rob di Pantura bukan disebabkan oleh degradasi tanaman mangrove.
"Jadi banjir rob itu terutama disebabkan oleh perubahan cuaca yang ekstrem di akhir-akhir ini. Itu tidak ada kaitannya dengan ada atau tidaknya mangrove," kata Hartono saat dihubungi, Senin (26/12).
Hartono menjelaskan dengan adanya degradasi mangrove maka akan membuat banjir rob semakin berbahaya.
"Tetapi dengan tidak adanya mangrove, rob itu menjadi semakin berbahaya karena tidak ada perlindungan bagi pantai dan daratan di belakang garis pantai," tuturnya.
Baca juga: Banjir Rob di Demak dan Pekalongan Meluas Tutup Akses Jalan
Ia menjelaskan dampak perubahan iklim merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir rob.
"Dampak-dampak langsung dari perubahan iklim saya kira dengan suhu yang semakin memanas, kemudian es di kutub makin banyak mencair maka terjadi perubahan cuaca dan iklim mulai dari suhu dan kecepatan angin yang keduanya berkaitan langsung dengan terjadinya gerhana air laut termasuk rob itu," pungkasnya.(OL-5)
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan jalur Pantai Utara (Pantura) wilayah barat bebas lubang sebelum arus mudik Lebaran 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved