Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) masih merendam beberapa wilayah di Kabupaten Demak dan Pekalongan, akses jalan tertutup rob hingga untuk keluar masuk desa hanya dapat menggunakan perahu.
Pemantauan Media Indonesia Senin (26/12) banjir rob dengan ketinggian air 1-1,5 meter merendam beberapa wilayah di Kabupaten Demak seperti Sayung, Wedung, Bonang dan Karangtengah, akibatnya ratusan rumah terendam dan ribuan keluar terganggu aktivitasnya.
Kondisi serupa juga terjadi di Pekalongan, Dusun Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto semakin tenggelam, bahkan sembilan keluarga yang masih bertahan terpaksa menyingkir karena hantaman gelombang tinggi dan angin kencang membahayakan jiwa. "Kami pindah kontrak rumah di luar dulu, karena takut dihantam gelombang tinggi dan angin kencang," ujar Ismail,45, warga setempat.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, untuk mengatasi Dusun Simonet telah diupayakan relokasi dengan menyiapkan lahan seluas satu hektare, namun untuk realisasi masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat tentang alih lahan itu.
Rob melanda Demak juga semakin tinggi, bahkan dua desa di Kecamatan Sayung yakni Timbulsloko dan Bedono telah terisolasi karena akses jalan tertutup banjir, hingga warga harus menggunakan transportasi perahu untuk dapat keluar masuk desa.
Kepala Desa Bedono Agus Salim mengatakan ada tujuh dusun yang terendam banjir rob yakni Bedono, Mondoliko, Rejosari Senik, Tambaksari, Pandansari, Morosari dan Tonosari, sehingga ribuan warga kesulitan sejak tiga hari ini.
Tidak hanya rob yang merendam desa ini, ungkap Agus Salim, gelombang tinggi dan angin kencang juga menghantam bangun warga terutama yang berada dekat dengan laut. "Kita berharap penanggulan laut segera terwujud agar warga tidak kesulitan," imbuhnya.
Tidak hanya Kecamatan Sayung, akses jalan di enam desa di Kecamatan Bonang yakni Purworejo, Morodemak, Margolinduk, Gembangan, Gebangarum dan Tridonerjo juga tertutup banjir rob dengan ketinggian 1-1,3 meter hingga ribuan warga minta perhatian Pemerintah Kabupaten Demak.
"Desa-desa itu merupakan langganan banjir rob, kami hanya menunggu langkah untuk mengatasi kondisi ini," kata Camat Bonang Haris Wahyudi Ridwan.
Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet mengatakan permasalahan banjir rob di Kabupaten Demak harus segera ditangani oleh Pemkab Demak. "Kami sudah minta ke eksekutif agar ada perhatian lebih terhadap penangan rob, hingga tidak terjadi lagi kondisi seperti ini," tambahnya. (OL-13)
Baca Juga: Banjir Rob di Polewali Mandar Terjang Rumah Konservasi Penyu
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved