Rabu 16 November 2022, 09:15 WIB

Anda Diabetes? Sebaiknya Makan dalam Porsi Kecil Tapi Sering

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Anda Diabetes? Sebaiknya Makan dalam Porsi Kecil Tapi Sering

Pexels
Ilustrasi

 

PARA penderita diabetes disarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi frekuensinya lebih sering. Hal itu dikatakan dokter gizi Ekky M Rahardja dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia.

"Tubuh (pasien diabetes) kurang bisa mendorong gula ke dalam sel, jadi lebih baik makan porsi kecil tapi sering," kata Ekky dalam webinar kesehatan, dikutip Rabu (16/11).

Porsi makan yang biasa untuk orang sehat bisa dibagi menjadi dua, dan dimakan dengan jeda tiga jam. Semua makanan yang sehat boleh dikonsumsi, asal tidak mengandung pengawet atau zat-zat tambahan lain.

Baca juga: Remaja Juga Bisa Terkena Diabetes

Nasi sebagai sumber karbohidrat juga bukan 'musuh' bila porsinya disesuaikan dan dipadukan dengan potongan sayur mayur yang mengandung karbohidrat.

"Yang paling simpel tiap kali makan, lima sendok makan nasi, tambah juga sayur seperti wortel, buncis, brokoli, jagung atau labu siam kemudian kukus," jelas dia.

Proses kukus tidak perlu terlalu lama, cukup dua menit. Campurkan potongan sayur dengan nasi agar kadar gula darah naik perlahan setelah makan.

"Sayur boleh makan sepuasnya asal jangan pakai tambahan seperti bumbu kacang atau mayones," pesan dia.

Bila berat badan pasien diabetes termasuk normal, pola makan yang sehat bisa terus dijaga. Namun, bila berat badan berlebih dia menyarankan untuk membatasi asupan lemak dan karbohidrat yang mudah diserap dan cepat menaikkan gula darah.

Batasi penggunaan gula, sebab asupan gula pada orang sehat pun tidak boleh terlalu banyak. 

Di Indonesia, ketentuan batasan asupan gula harian yang dianjurkan telah tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 di mana konsumsi gula pada orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari untuk menghindari risiko penyakit seperti diabetes.

"Gula tugasnya pemanis, kalau enggak usah pemanis ya tidak usah pakai gula," ujar dia.

Bila memang ingin mengonsumsi sesuatu yang manis, upayakan konsumsi bukan saat perut sedang dalam keadaan kosong karena mudah diserap tubuh. 

Namun, dia tidak menyarankan pasien diabetes untuk mengonsumsi minuman manis termasuk softdrink demi kesehatan.

Setiap orang, termasuk penderita diabetes, membutuhkan semua zat gizi yang baik untuk tubuh, termasuk gizi dari buah. 

Untuk konsumsi buah, penyandang diabetes disarankan mengonsumsi buah setelah selesai makan.

Sebagai contoh, pasien diabetes boleh makan jeruk, setelah jeda beberapa jam pasien bisa menyantap tiga butir kurma, baru setelah itu penyandang diabetes bisa menikmati enam potong buah, misalnya irisan pepaya.

Ekky mengatakan makanan sehari-hari perlu tetap diperhatikan bukan hanya untuk penyandang diabetes, melainkan juga untuk semua orang.

"Gunakan juga pemanis alami yang tanpa kalori, supaya gula darah tetap terkontrol setiap hari," pungkas dia. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Pantangan Darah Tinggi, Penderita Hipertensi Hindari Makanan Ini

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Rabu 07 Desember 2022, 00:00 WIB
Penderita darah tinggi harus memperhatikan pola makannya seperti dengan menghindari makanan yang dapat memicu tekanan darah...
Ilustrasi

Manfaat Daun Binahong, Ini Cara Mengkonsumsinya

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:57 WIB
Daun binahong mengandung nutrisi seperti vitamin E, zat besi, asam folat, protein, kalsium, flavonoid, riboflavin dan beta...
ANTARA

Peraturan Tentang Disabilitas di Indonesia Masih Minim

👤Naufal Zuhdi 🕔Selasa 06 Desember 2022, 23:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND), Deka Kurniawan, mengatakan bahwa baru sekitar 20 persen daerah di Indonesia yang sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya