Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DANA Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditransfer langsung ke rekening sekolah telah mempercepat penyalurannya dan lebih tepat sasaran. Akan tetapi, pemanfaatan dana BOS tersebut belum sepenuhnya efektif.
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengatakan pemanfaatan anggaran tersebut tergantung pada perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar (RAB) dan pelaksanaannya. Dan semua kebutuhan harus dibeli dari aplikasi Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPlah).
"Yang jadi masalah jika yang diperlukan ada di warung sebelah sekolah. Karena tidak terdata di marketplace SIPlah jadi tidak bisa belanja," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (10/11).
Selain itu, hubungan sosial sekolah dengan lingkungan juga jadi kurang baik. Sebab, lingkungan yang selama ini mendukung kebutuhan belanja sekolah seolah diabaikan.
"Selama ini tetangga sekolah juga memegang peranan penting dalam mendukung KBM," tambahnya.
Ledia menegaskan bahwa dana BOS hitungannya berdasarkan jumlah siswa per sekolah. BOS bukan untuk siswa secara langsung, tapi operasional keperluan proses belajar mengajar.
Wasekjen PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qadir mengapresiasi skema penyaluran dana BOS yang dilakukan saat ini. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan harapan sekolah yang merupakan penerima manfaat anggaran tersebut.
"Sebetulnya itu sesuai dengan harapan bapak/ ibu kepala sekolah dan masyarakat pendidikan," ucapnya.
Lantas, selanjutnya yang menjadi perhatian adalah pengawasan dan perencanaan dari penganggaran dana BOS tersebut. Adanya SIPlah, kata dia, di satu sisi membantu sekolah untuk perencanaan dan pelaporan. Namun, di sisi lain juga membatasi sekolah dalam memaksimalkan dana BOS untuk belanja kebutuhan sekolah.
"Yang harus kita perhatikan bagaimana sekolah diberi kebebasan, keleluasaan untuk RKAS, merencanakan kebutuhan sekolah berbasis kebutuhan dan berbasis data. Ini yang paling penting," jelasnya.(H-2)
Pendanaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung peran CESGS sebagai PUI-PT Bisnis Berkelanjutan.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved