Jumat 11 November 2022, 00:25 WIB

Belanja BOS Lewat Aplikasi SIPlah Dianggap Kurang Efektif

Faustinus Nua | Humaniora
Belanja BOS Lewat Aplikasi SIPlah Dianggap Kurang Efektif

Istimewa
Ilustrasi

 

DANA Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditransfer langsung ke rekening sekolah telah mempercepat penyalurannya dan lebih tepat sasaran. Akan tetapi, pemanfaatan dana BOS tersebut belum sepenuhnya efektif.

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah mengatakan pemanfaatan anggaran tersebut tergantung pada perencanaan Kegiatan Belajar Mengajar (RAB) dan pelaksanaannya. Dan semua kebutuhan harus dibeli dari aplikasi Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPlah).

"Yang jadi masalah jika yang diperlukan ada di warung sebelah sekolah. Karena tidak terdata di marketplace SIPlah jadi tidak bisa belanja," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (10/11).

Selain itu, hubungan sosial sekolah dengan lingkungan juga jadi kurang baik. Sebab, lingkungan yang selama ini mendukung kebutuhan belanja sekolah seolah diabaikan.

"Selama ini tetangga sekolah juga memegang peranan penting dalam mendukung KBM," tambahnya.

Ledia menegaskan bahwa dana BOS hitungannya berdasarkan jumlah siswa per sekolah. BOS bukan untuk siswa secara langsung, tapi operasional keperluan proses belajar mengajar.

Wasekjen PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qadir mengapresiasi skema penyaluran dana BOS yang dilakukan saat ini. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan harapan sekolah yang merupakan penerima manfaat anggaran tersebut.

"Sebetulnya itu sesuai dengan harapan bapak/ ibu kepala sekolah dan masyarakat pendidikan," ucapnya.

Lantas, selanjutnya yang menjadi perhatian adalah pengawasan dan perencanaan dari penganggaran dana BOS tersebut. Adanya SIPlah, kata dia, di satu sisi membantu sekolah untuk perencanaan dan pelaporan. Namun, di sisi lain juga membatasi sekolah dalam memaksimalkan dana BOS untuk belanja kebutuhan sekolah.

"Yang harus kita perhatikan bagaimana sekolah diberi kebebasan, keleluasaan untuk RKAS, merencanakan kebutuhan sekolah berbasis kebutuhan dan berbasis data. Ini yang paling penting," jelasnya.(H-2)

Baca Juga

HO

Kemenkominfo Gelar ToT Literasi Digital Bagi ASN Kemendikbudristek

👤Widhoroso 🕔Minggu 27 November 2022, 14:04 WIB
Kemenkominfo menggelar ToT literasi digital bagi ASN di lingkungan...
Ist

Lulusan Langsung Kerja, Kemenperin Cetak 899 Wisudawan di Makassar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 13:45 WIB
Unit pendidikan yang mengadakan wisuda tersebut ialah SMK-SMAK Makassar, SMK-SMTI Makassar, dan Politeknik ATI...
Dok Nawacita

Menerima Penghargaan Nawacita Awards 2022, Ini Respons Mensos Risma

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 13:37 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mendapat penghargaan Nawacita Awards 2022 untuk kontribusi pemikirannya di bidang Kesejahteraan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya