Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES pemberian nutrisi bagi pasien kanker bukan cuma soal makanan, tetapi harus dibarengi dengan suasana yang menyenangkan. Hal itu dikatakan Penanggung jawab Program Paliatif Yayasan Kanker Indonesia Pusat Siti Annisa Nuhoni.
"Nutrisi bukan cuma isi makanan, tapi pemberian nutrisi dengan suasana menyenangkan. Makan bersama itu sesuatu yang menyenangkan," kata Siti dalam konferensi pers daring, Senin (24/10).
Dalam proses memberikan nutrisi, dia mengajak keluarga pasien kanker untuk menciptakan kebersamaan agar proses makan menjadi menyenangkan bersama orang-orang terdekat.
Baca juga: Satu dari Lima Pasien Kanker Meninggal karena Malnutrisi
Pada perawatan paliatif, aksi meringankan beban penderita terutama yang tidak mungkin disembuhkan, nutrisi menjadi bagian penting dalam terapi kanker. Nutrisi harus diberikan sesegera mungkin agar hasil perawatan maksimal.
"Tujuannya untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik untuk pasien dan keluarga," jelas dia.
Mengenai jenis nutrisi, Siti mengatakan sebetulnya tidak ada batasan makanan dan justru menganjurkan keluarga untuk memilih makanan yang disukai pasien.
Meski demikian, nutrisi seimbang harus diperhatikan, yakni makanan tinggi kalori dan tinggi protein.
"Cukupi juga kebutuhan cairan," katanya.
Nutrisi oral alias makanan yang dikonsumsi lewat mulut menjadi pilihan utama. Namun, proses makan kerap terhambat akibat adanya mual, muntah, disfagia, dan gangguan pengecapan.
Kendala itu bisa diatasi dengan mengubah konsistensi agar makanan jadi lebih cair dan mudah disantap dan mengubah porsinya jadi lebih kecil tapi sering diberikan.
Bila nutrisi oral tidak bisa diberikan atau memenuhi kebutuhan, nutrisi enteral jadi pilihan, yakni nutrisi yang diberikan tidak lewat mulut.
Data dari European Society for Parenteral and Enteral Nutrition (ESPEN) menunjukkan bahwa 1 dari 5 pasien kanker meninggal akibat malnutrisi. Hal itu menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi untuk membantu meningkatkan keberhasilan pengobatan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker termasuk bagi mereka yang berada di kondisi paliatif.
Pada pasien kanker, masalah nutrisi kerap terjadi karena pasien mengalami gangguan makan seperti sulit menelan atau cepat merasa kenyang. Akibatnya, bobot badan turun drastis, pasien kehilangan otot dan lemak tubuh sehingga fungsi tubuh jadi menurun.
Masalah nutrisi juga disebabkan kesulitan makan akibat mulut kering dan sariawan, selera makan hilang, ada perubahan rasa pengecapan, mual, diare, dan konstipasi.
Nutrisi berkurang mengakibatkan imunitas pasien menurun, luka sulit sembuh, gangguan dari fungsi organ, gangguan saluran cerna, apatis, dan depresi. (Ant/OL-1)
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Salah satu jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada anak adalah tumor Wilms atau nephroblastoma.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
KANKER adalah pertumbuhan sel yang tidak normal. Sel yang tumbuh tersebut dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya hingga menyebabkan kematian.
Musisi Ari Lasso kenang perjuangan haru bersama Vidi Aldiano saat sama-sama melawan sakit di IGD. Vidi wafat di usia 35 tahun pada Sabtu (7/3). Simak kisahnya.
Sebuah laporan terbaru menunjukkan adanya perubahan tren kasus colorectal cancer atau kanker kolorektal di Amerika.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved