Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiovaskular RSCM Jakarta Muhammad Yamin mengatakan meminum dua sampai tiga cangkir kopi sehari dapat meningkatkan kesehatan jantung.
"Penelitian tentang kopi dalam lima tahun sampai 10 tahun lalu memang kontradiktif. Tapi, terakhir ini, yang saya ikuti di beberapa publikasi, dua sampai tiga cangkir kopi sehari itu justru bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung karena ada kandungan antioksidannya," kata Yamin dalam bincang-bincang virtual, di Jakarta, Kamis (29/9).
Ia mengatakan antioksidan berfungsi memproteksi tubuh dengan mengikat radikal bebas. Sehingga, mencegah terjadinya kerusakan pada sel-sel tubuh, termasuk dinding sel pembuluh darah yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah, serangan jantung, stroke, dan penyakit fatal lainnya.
Baca juga: DIY Ingin Jadikan Lereng Gunung Merapi Sentra Perkebunan Kopi
Kopi sendiri, kata dia, memiliki kandungan polifenol yang memiliki sifat antioksidan sehingga bermanfaat bagi kesehatan selama dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Yamin pun menganjurkan untuk meminum kopi dengan sedikit gula atau bahkan tanpa gula agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh.
"Yang bikin kopi itu jelek adalah kalau diminum pakai gula yang banyak sambil merokok. Kopinya bagus, tapi karena dicampur gula banyak-banyak, sambil merokok, ya jadinya jelek," katanya.
Menurut Yamin, konsumsi kopi dengan banyak gula tentu akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.
Tingginya kadar gula darah juga tentu akan menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung.
Apalagi jika ditambah merokok, maka risiko seseorang terkena penyakit jantung akan semakin meningkat.
"Jadi cara mengonsumsinya yang harus diubah. Sekarang, masyarakat di Eropa, mereka punya concern terhadap konsumsi gula, jadi mereka sudah melakukan pendidikan atau coaching mendorong supaya dikampanyekan minum kopi tanpa gula," katanya.
Dia menambahkan, susu almond dan susu kedelai dapat menjadi alternatif untuk menggantikan gula saat mengkonsumsi kopi.
"(Susu almond) juga bagus untuk kesehatan, banyak antioksidannya," pungkas Yamin. (Ant/OL-1)
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Stres akibat tekanan ekonomi dan ketidakamanan pangan berpotensi mempercepat penuaan jantung, bahkan setara atau lebih besar dibandingkan faktor risiko penyakit jantung.
Tidur dalam kondisi terang bukan sekadar masalah gangguan kenyamanan, melainkan ancaman serius bagi jantung.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved