Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
WISUDA ke-86 Universitas Pamulang pada Minggu (17/7), menghadirkan momen spesial, karena untuk pertamakalinya, Unpam melakukan wisuda terhadap mahasiswa penyandang disabilitas, yaitu Aris Yohanes Elean, mahasiswa program studi Teknik Informatika yang juga penyandang tunanetra. Lebih spesial lagi karena Aris dinobatkan wisudawan terbaik pada prodi tersebut.
“Wisuda kali ini terasa sangat istimewa dan spesial karena di antara wisudawan terdapat satu orang yang tunanetra. Dirinya berhasil lulus menjadi sarjana komputer,” ucap Rektor Universitas Pamulang E Nurzaman dalam sambutan wisuda ke-86 di Auditorium Kampus 2 Unpam Viktor.
Nurzaman mengungkapkan, Aris berhasil menyelesaikan studinya dalam 4 tahun dengan IPK 3.59. Aris merupakan seorang penyandang tunanetra total atau totally blind pertama yang meraih sarjana komputer pertama di Indonesia.
Nurzaman mengaku terharu bahwa Unpam berhasil mengantarkan seorang tunanetra meraih mimpinya.
“Aris merupakan sarjana komputer pertama yang tunanetra total. Semoga ini menjadi motivasi untuk kita semuanya dalam berjuang meraih cita-cita. Saya bangga sekaligus terharu, Unpam telah berhasil mengantarkan salah satu penyandang tunanetra,” katanya.
Nurzaman menjelaskan, Unpam memang secara khusus memiliki program afirmasi sebagai bentuk keberpihakan kepada kaum disabilitas, terutama penyandang tunanetra dan tunarungu.
Ketua Pusat Layanan Disabilitas Nani Rusnaeni mengatakan, Unpam juga menyiapkan kuliah secara gratis bagi penyandang disabilitas dengan berbagai fasilitas yang diperlukan.
“Semoga kita terus bisa memberikan layanan terbaik untuk rekan-rekan kita yang disabilitas,” tuturnya.
Ketua Yayasan Sasmita Jaya Darsono mengatakan, di samping memberikan layanan pendidikan terjangkau. Unpam pun mencoba menghadirkan pendidikan inklusif agar bisa diakses semua kalangan, seperti oleh kaum disabilitas.
“Kita sangat bangga bisa menghantarkan mereka yang marjinal untuk mengubah nasibnya melalui pendidikan yang Unpam berikan. Barangkali itulah sumbangsih kita bagi bangsa dan negara,” kata Darsono.
Baca juga : Besok, Presiden Timor Leste Berikan Kuliah Umum di UIN Jakarta
Aris mengaku kesempatan pendidikan yang Unpam berikan kepada tunanetra adalah sebuah anugerah.
“Universitas Pamulang menjadi kampus pertama yang menerima orang-orang seperti kami. Bahkan berkuliah di program studi teknik informatika dan sistem informasi,” kata Aris.
Perjuangan Aris dalam meraih gelar sarjana tidak semudah yang dibayangkan. Kondisi penglihatan serta kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuatnya harus mengulur waktu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Aris bercerita, selepas SMA pada 2007, ia tidak langsung melanjutkan pendidikan ke universitas. Ia terlebih dahulu harus bekerja sambil menabung sebagai bekal untuk menggapai mimpi-mimpinya.
“Selain itu, sebagai seorang disabilitas. Pada masa itu belum ada universitas yang belum bisa memberikan kesempatan kepada kami karena tunanetra untuk belajar pada prodi yang terkait komputer,” kenangnya.
“Tentu dengan berbagai pertimbangan. Apakah tunanetra bisa mengikutinya? Apa kampus telah siap? Apakah kami tunanetra ini tidak akan merepotkan?,” imbuh Aris bertanya-tanya tentang universitas mana yang membuka prodi tentang komputer bagi seorang tunanetra sepertinya.
Seiring waktu berlalu, setelah 10 tahun ia memendam cita-citanya. Aris mendengar kabar bahwa kampus Unpam menjabat tangannya. Kesempatan tersebut tidak lantas Aris sia-siakan.
“Universitas Pamulang menjadi kampus pertama yang menerima orang-orang seperti kami. Bahkan berkuliah di program studi teknik informatika dan sistem informasi,” kata Aris.
Aris menyebut kesempatan untuk kuliah di Unpam dengan prodi teknik informasi tersebut sebagai kesempatan emas yang tidak terbanding dengan apapun. (RO/OL-7)
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Jawa Barat memberikan layanan kesehatan gratis bagi peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Disabilitas
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong peningkatan keterampilan guru untuk mendukung pendidikan inklusif di Indonesia, memastikan layanan pendidikan berkualitas bagi semua anak.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial membantu penyintas kecelakaan lalu lintas yang mengalami disabilitas.
Peserta difabel menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari hadroh, pembacaan surat Al-Qur’an, mengaji dengan bahasa isyarat, dongeng, hingga pembacaan puisi.
Program ini merupakan aksi serentak yang digerakkan oleh mahasiswa BCB di 233 titik yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia serta 10 Negara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan bantuan berupa tangan prostetik bagi penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved