Selasa 24 Mei 2022, 17:27 WIB

Kasus Hepatitis Akut Bertambah Menjadi 16 Orang

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Kasus Hepatitis Akut Bertambah Menjadi 16 Orang

Antara
Ilustrasi anak-anak yang bermain dengan latar belakang gedung perkantoran.

 

HINGGA 23 Mei 2022, kasus hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya (acute hepatitis of unknown aetiology) secara kumulatif tercatat 35 kasus.

Rinciannya, bukan hepatitis akut sebanyak 19 kasus, pending classification 15 kasus dan 1 probable. "Saat ini, diduga ada 16 kasus hepatitis berat yang belum diketahui etiologinya," ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual, Selasa (24/5).

Baca juga: 31 Negara Laporkan Hepatitis Akut

"Di antaranya 1 probable dan 15 pending. Sehingga, kasus ini bertambah 2 pasien, dari sebelumnya berjumlah 14 kasus," imbuhnya.

Pasien hepatitis akut tersebar di beberapa provinsi. Seperti, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, NTB, Bali, Jawa Timur, Yogyakarta dan DKI Jakarta. Penambahan kasus berasal dari Sulawesi Selatan dan Banten dalam klasifikasi pending.

"Khusus probable itu baru di DKI Jakarta. Jumlah pasien antara lain DKI Jakarta 5 kasus, Bali dan Jawa Timur 2 kasus. Sementara Bangka Belitung, Banten, Yogyakarta, Jambi, NTB, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan masing-masing 1 kasus," jelas Syahril.

Baca juga: Pemerintah: Jalankan Prokes Seperti Covid-19 Hadapi Hepatitis Akut

Dari 16 kasus, lanjut dia, 68,7% atau 11 pasien merupakan anak laki-laki dan 5 perempuan. Adapun kelompok usia kasus ialah 0-5 tahun sebanyak 11 pasien, 6-10 sekitar 3 pasien dan 11-16 tahun sebanyak 2 pasien.

Lalu, sebanyak 3 pasien dilaporkan meninggal dengan status 1 probable dan 3 pending classification. Sementara itu, 12 pasien masih dirawat. Untuk pasien yang meninggal berusia 2 bulan hingga 8 tahun.

Patogen lain yang juga ditemukan pada pasien hepatitis akut ini 1 pasien positif covid-19 dan 1 pasien positif Cytomegalovirus. Dari 35 kasus, sebanyak 19 pasien sudah masuk status discarded, karena ditemukan virus DB, infeksi bakteri, hepatitis A, leukimia, drug induced hepatitis dan dilated cardiomyopathy.(OL-11)

Baca Juga

Ist

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Bermedia Digital dengan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 00:01 WIB
Dr. Meithiana Indrasari, S.T., MM, mengtaakan di dalam dunia digital, digitalisasi budaya dalam jati diri kita dalam ruang digital tidak...
MI/SUSANTO

Jemaah Bersiap Melaksanakan Puncak Ibadah Haji Kamis Pagi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:30 WIB
Perjalanan haji dimulai dari maktab atau hotel jemaah tinggal, sudah mandi, berpakaian ihram dan niat haji kemudian diberangkatkan mulai...
Freepik.com

Literasi Digital Dapat Mengurangi Perundungan Digital

👤Mediandonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:06 WIB
Sekretaris Digimom Indonesia May Safitri memaparkan, remaja menjadi salah satu target atau korban utama dari perundungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya