Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 31 negara sudah melaporkan terkait hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya (acute hepatitis of unknown aetiology) dengan 14 kematian per 21 Mei 2022. Sebelumnya pada 10 Mei baru 27 negara yang melaporkan terjadi hepatitis akut dengan tingkat terpapar 436 kasus dan kematian 11 kasus.
"Sementara pada 21 Mei 2022 sudah ada 31 negara yang melaporkan hepatitis akut dengan kasus jumlahnya 614 kasus dan kematian sebanyak 14 kasus," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam konferensi pers daring, Selasa (24/5).
Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Amerika Serikat dan Inggris menjadi negara terbanyak warga negaranya terpapar hepatitis akut. Amerika Serikat sebanyak 180 kasus dan Inggris 176 kasus.
Baca juga: Kemenag Jabar Siap Selenggarakan Haji, Komisi VIII: Kita Terus Pantau
Kemudian ada hipotesis penyebab hepatitis akut dari negara-negara yang melaporkan ada 6 kemungkinan yakni disebabkan Adenovirus biasa, Adenovirus varian baru, ada juga yang mengaitkan dengan sindrom post-infeksi SARS CoV-2.
"Kemudian juga ada yang menilai karena paparan obat/lingkungan/toksin, kemudian ada patogen baru baik sendiri atau pun ko-infeksi dan terakhir varian baru covid-19," ujar Syahril.
"Ini hipotesis-hipotesis atau kemungkinan atau dugaan sebagai penyebab yang menyebabkan hepatitis akut yang belum diketahui sebabnya ini," pungkasnya. (OL-4)
Pada 15 April 2022, WHO menyatakan kejadian ini sebagai (KLB) hepatitis, kejadian ini terus bertambah dengan adanya laporan-laporan dari berbagai negara.
Apa sebenarnya penyebab penyakit hepatitis? Berikut penjelasan penyebab, gejala, dan bagaiamana kita mencegahnya.
Indonesia masuk dalam 20 negara dengan beban penularan Hepatitis yang besar di dunia
Adapun definisi dari kasus probable ialah hepatitis akut namun virusnya bukan termasuk hepatitis A-E dan SGOT atau SGPT > 500 IU/L.
Tema nasional dari Hari Hepatitis Sedunia tahun ini adalah “Mendekatkan Akses Pengobatan Hepatitis karena Hepatitis Tidak dapat Menunggu”,
Gejala Hepatitis sangat penting dipahami oleh orangtua untuk menjaga buah hati agar mengetahui penanganan yang tepat bagi buah hati.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved